Memberi Yang Terbaik

Kejadian 22:15-18

Belum ada komentar 698 Views

“Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri – demikianlah firman Tuhan -: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku ….” (Kej. 22:16)

Tiga orang anak muda berkumpul dan berbicara soal persembahan. Orang pertama berkata: “Setiap kali saya menerima gaji maka sepuluh persen saya sisihkan sebagai persembahan.” Orang kedua tidak mau kalah, ia berkata: “Kamu, sepuluh persen? Kalau saya menyiapkan 50 persen.” Orang ketiga terdiam mendengarnya, ia berkata: “Kalau saya, selalu memberi 100 persen.” Melihat kebingungan kedua temannya, orang ketiga melanjutkan: “Setiap kali gajian, saya ambil semua uang saya, lalu saya lemparkan ke atas dan berkata Tuhan, silakan ambil berapa pun yang Tuhan mau, yang jatuh buat saya.”

Abraham diminta untuk memberikan “persembahan” bagi Tuhan. Bukan sekadar memberikan harta bendanya (ternak) yang sudah ia dapatkan, tetapi ia diminta untuk memberikan ‘harta’nya yang paling berharga, yaitu anaknya: Ishak. Anak yang lahir di masa tuanya; anak yang lahir dari kandungan istrinya. Apakah Abraham tidak mengasihi Ishak? Tentu saja Abraham mengasihi Ishak. Namun, ia menyadari bahwa ia lebih mengasihi Tuhan yang menyertainya, memberkatinya dan juga mengaruniakan Ishak. Karena itu, ia rela memberikan Ishak, anaknya sebagai persembahan.

‘Memberikan yang terbaik’ adalah bagian dari pengajaran gereja tentang persembahan. Memberikan yang terbaik bukan hanya dalam bentuk persembahan materi, tetapi juga dalam bentuk tenaga, pikiran, dan waktu. Sudahkah kita memberikan yang terbaik bagi Tuhan? Atau hanya pura-pura memberi yang terbaik? [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Mampukanlah kami ya, Tuhan, agar dapat memberikan yang terbaik untuk-Mu selalu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 47; Kej. 22:15-18; 1Tes. 4:9-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Napas Api
    Mazmur 29
    Suara TUHAN menyemburkan nyala api. (Mazmur 29:7) Ada sebuah atraksi di mana seseorang menyemburkan api dari mulutnya. Atraksi ini...
  • Mau Panjang Umur?
    Mazmur 72:1-7,10-14
    Kiranya lanjut umurnya selama matahari beredar, dan selama bulan bersinar, turun-temurun! (Mazmur 72:5) Dari pelajaran di sekolah, kita mengetahui...
  • Orang Majus dan Orang Lain
    Matius 2:1-12
    … datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya, “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan...
  • Terus Melangkah
    Yosua 1:1-9
    “Hamba-Ku Musa telah meninggal. Sebab itu, bersiaplah sekarang, seberangi Sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini…. (Yosua 1:2)...
  • Allah Yang Bersedia Merugi
    Efesus 1:3-14
    Sebab, di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.(Efesus...