memberi

Kisah Para Rasul 20:17-38

Belum ada komentar 74 Views

“Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” (Kis. 20:35)

Kita hidup di zaman yang sangat menekankan pada hukum timbal balik. Jika saya memberi, maka saya akan menerima. Jika saya melakukan kebaikan, maka saya juga akan mendapatkan kebaikan. Celakanya, banyak pula orang yang memberi supaya menerima. Bukankah tindakan seperti itu tak ubahnya dengan sikap pamrih? Walau demikian, semangat memberi dengan tulus tetap perlu diwujudnyatakan sebagai bentuk kepedulian kita.

Kisah Para Rasul 20:17-38 berkisah tentang perpisahan Paulus dengan para penatua jemaat Efesus. Perpisahan selalu mendatangkan kesedihan, tetapi juga sekaligus meninggalkan pesan yang perlu untuk terus diperjuangkan. Di dalam acara perpisahan tersebut, Paulus berharap agar ketika ia meninggalkan jemaat Efesus, mereka dapat tetap berdampak bagi sesama. Salah satu yang ditekankan oleh Paulus adalah tindakan untuk saling memberi. Memberi merupakan wujud kepedulian terhadap sesama. Dengan memberi, setiap orang dapat saling menopang dan ikut merasakan pergumulan orang lain. Semangat memberi inilah yang oleh Paulus, dengan mengutip perkataan Yesus, dikatakan akan mendatangkan kebahagiaan.

Kebahagiaan bukan didapatkan ketika kita menerima, melainkan pada saat kita memberi. Sebab, dengan memberi, kita dapat memperjuangkan hidup sesama. Dengan memberi, kita berempati terhadap sesama. Dengan memberi, kita menjadikan hidup kita lebih berarti. [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Memberi tidak akan pernah membuat kita berkekurangan, justru sebaliknya dengan memberi kita menjadi semakin berbahagia.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; Za. 9:14—10:2; Kis. 20:17-38
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...
  • MENGASIHI SIAPA?
    Matius 22:34-46
    Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. … Kasihilah...