Membeli Karunia ALLAH

Kisah Para Rasul 8:18-24

Belum ada komentar 297 Views

Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka …. (Kis. 8:18)

Simon si tukang sihir menjadi pengikut Kristus. Perubahan dan pertobatan Simon tidak mudah. Sebab, dengan sihirnya Simon telah memukau banyak orang. Ia dikagumi dan dipuji dengan predikat, “Orang ini adalah kuasa Allah yang terkenal sebagai Kuasa Besar” (Kis. 8:10). Namun, kuasa sihir Simon kehilangan kuasanya saat berhadapan dengan Filipus, yang menyatakan kuasa Kristus yang bangkit.

Pertobatan Simon tidak sepenuhnya. Pola pikirnya selaku tukang sihir tidak berubah. Ketika ia melihat Petrus dan Filipus menyembuhkan orang-orang sakit dan terutama oleh penumpangan tangan mereka Roh Kudus turun atas jemaat, Simon menawarkan sejumlah uang agar ia dapat memiliki kuasa mukjzat Kristus itu. Simon ingin memiliki kuasa untuk membagikan karunia-karunia Roh Kudus kepada banyak orang. Tindakan Simon ditegur keras oleh Petrus sebagai suatu kejahatan dan penghujatan yang serius. Karunia-karunia Roh Kudus tidak dapat dibeli dengan apa pun, sebab berasal dari karunia berdasarkan kedaulatan Allah.

Tidak sedikit orang-orang Kristen sepanjang zaman dikuasai oleh “roh” Simon, si tukang sihir. Mereka menempatkan uang, kuasa dunia, dan kedudukan sosial sebagai alat tukar untuk memperoleh karunia-karunia rohani. Padahal, karunia rohani yang utama adalah hikmat, pengetahuan, dan iman (1Kor. 12:7-8). Karunia-karunia Roh seharusnya menghasilkan buah Roh (Gal. 5:22-23) karena buah Roh adalah manifestasi karakter Kristus. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Spiritualitas yang transaksional akan memanipulasi agar memperoleh keuntungan duniawi.

Ayat Pendukung: Mzm. 36:6-11; Yer. 3:1-5; Kis. 8:18-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hati Yang Menyembah
    Matius 15:1-9
    “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku.” (Matius 15:8) Ada sebuah perumpamaan yang berbunyi, “Gajah...
  • Ketaatan Mendatangkan Kemenangan
    Yosua 6:1-16,20
    Lalu pada kali yang ketujuh, ketika para imam meniup sangkakala, Yosua memerintahkan bangsa itu, “Bersoraklah, sebab TUHAN telah menyerahkan...
  • Berkat atas Keluarga
    Mazmur 128
    Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang yang takut akan TUHAN. (Mazmur 128:4) Sering kali penulis bertanya kepada anak-anak muda yang...
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...