Membeli Karunia ALLAH

Kisah Para Rasul 8:18-24

Belum ada komentar 268 Views

Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka …. (Kis. 8:18)

Simon si tukang sihir menjadi pengikut Kristus. Perubahan dan pertobatan Simon tidak mudah. Sebab, dengan sihirnya Simon telah memukau banyak orang. Ia dikagumi dan dipuji dengan predikat, “Orang ini adalah kuasa Allah yang terkenal sebagai Kuasa Besar” (Kis. 8:10). Namun, kuasa sihir Simon kehilangan kuasanya saat berhadapan dengan Filipus, yang menyatakan kuasa Kristus yang bangkit.

Pertobatan Simon tidak sepenuhnya. Pola pikirnya selaku tukang sihir tidak berubah. Ketika ia melihat Petrus dan Filipus menyembuhkan orang-orang sakit dan terutama oleh penumpangan tangan mereka Roh Kudus turun atas jemaat, Simon menawarkan sejumlah uang agar ia dapat memiliki kuasa mukjzat Kristus itu. Simon ingin memiliki kuasa untuk membagikan karunia-karunia Roh Kudus kepada banyak orang. Tindakan Simon ditegur keras oleh Petrus sebagai suatu kejahatan dan penghujatan yang serius. Karunia-karunia Roh Kudus tidak dapat dibeli dengan apa pun, sebab berasal dari karunia berdasarkan kedaulatan Allah.

Tidak sedikit orang-orang Kristen sepanjang zaman dikuasai oleh “roh” Simon, si tukang sihir. Mereka menempatkan uang, kuasa dunia, dan kedudukan sosial sebagai alat tukar untuk memperoleh karunia-karunia rohani. Padahal, karunia rohani yang utama adalah hikmat, pengetahuan, dan iman (1Kor. 12:7-8). Karunia-karunia Roh seharusnya menghasilkan buah Roh (Gal. 5:22-23) karena buah Roh adalah manifestasi karakter Kristus. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Spiritualitas yang transaksional akan memanipulasi agar memperoleh keuntungan duniawi.

Ayat Pendukung: Mzm. 36:6-11; Yer. 3:1-5; Kis. 8:18-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Damai Sejati Di Balik Pintu Terkunci
    Yohanes 20:19-23
    … datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19b) Rendi sedang merasa...
  • BAHAGIANYA, BAHAGIAKU?
    Matius 5:1-12
    Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya; (Matius 5:2) Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang...
  • Ketika Allah Turun Gunung
    Keluaran 19:16-25
    Lalu Musa berkata kepada TUHAN, “Tidak mungkin bangsa itu akan mendaki Gunung Sinai ini, sebab Engkau sendiri telah memperingatkan...
  • Bukan Kuda Perang Yang Menyelamatkan
    Mazmur 33:12-22
    Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, bagaimanapun tangkasnya dia tidak membuat orang luput. (Mazmur 3317) Dalam situasi genting,...
  • Percaya Bukan Sekadar Tahu
    Yohanes 3:31-36
    “Siapa saja yang percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi siapa saja yang tidak taat kepada Anak,...