Membeli Karunia ALLAH

Kisah Para Rasul 8:18-24

Belum ada komentar 296 Views

Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka …. (Kis. 8:18)

Simon si tukang sihir menjadi pengikut Kristus. Perubahan dan pertobatan Simon tidak mudah. Sebab, dengan sihirnya Simon telah memukau banyak orang. Ia dikagumi dan dipuji dengan predikat, “Orang ini adalah kuasa Allah yang terkenal sebagai Kuasa Besar” (Kis. 8:10). Namun, kuasa sihir Simon kehilangan kuasanya saat berhadapan dengan Filipus, yang menyatakan kuasa Kristus yang bangkit.

Pertobatan Simon tidak sepenuhnya. Pola pikirnya selaku tukang sihir tidak berubah. Ketika ia melihat Petrus dan Filipus menyembuhkan orang-orang sakit dan terutama oleh penumpangan tangan mereka Roh Kudus turun atas jemaat, Simon menawarkan sejumlah uang agar ia dapat memiliki kuasa mukjzat Kristus itu. Simon ingin memiliki kuasa untuk membagikan karunia-karunia Roh Kudus kepada banyak orang. Tindakan Simon ditegur keras oleh Petrus sebagai suatu kejahatan dan penghujatan yang serius. Karunia-karunia Roh Kudus tidak dapat dibeli dengan apa pun, sebab berasal dari karunia berdasarkan kedaulatan Allah.

Tidak sedikit orang-orang Kristen sepanjang zaman dikuasai oleh “roh” Simon, si tukang sihir. Mereka menempatkan uang, kuasa dunia, dan kedudukan sosial sebagai alat tukar untuk memperoleh karunia-karunia rohani. Padahal, karunia rohani yang utama adalah hikmat, pengetahuan, dan iman (1Kor. 12:7-8). Karunia-karunia Roh seharusnya menghasilkan buah Roh (Gal. 5:22-23) karena buah Roh adalah manifestasi karakter Kristus. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Spiritualitas yang transaksional akan memanipulasi agar memperoleh keuntungan duniawi.

Ayat Pendukung: Mzm. 36:6-11; Yer. 3:1-5; Kis. 8:18-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...