Membawa Sahabat Kepada Yesus

Yohanes 1:43-51

Belum ada komentar 122 Views

Kata Filipus kepadanya: “Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” (Yoh. 1:47)

Filipus menjadi murid Yesus karena ia dipanggil dan dipilih oleh Yesus menjadi murid-Nya. Pengalaman dipilih membuat Filipus menjadi pribadi yang peduli kepada Natanael, sahabatnya. Ia pun membawa Natanael kepada Yesus sehingga terjadilah perjumpaan antara Natanael dengan Yesus.

Semula, Natanael tidak yakin bahwa Yesus adalah Mesias. Sebab, bagaimana mungkin seorang Mesias berasal dari Nazaret, yang pada abad 1 merupakan pemukiman yang kecil dan terpencil. Tidak ada yang dibanggakan di Nazaret. Di sana hanya ada satu sinagoge, tidak ada bet sefer (sekolah dasar) dan bet midrash (sekolah lanjutan). Namun, perjumpaan secara personal dengan Yesus menyadarkan Natanael bahwa pribadi Yesus sungguh luar biasa sehingga membuat Natanael berkata: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!” (Yoh. 1:49).

Orang-orang dunia sering mengejek Yesus. Mereka memandang sebelah mata kehidupan Yesus selaku manusia. Namun, situasi berubah total saat mereka mengalami perjumpaan yang personal dengan Yesus. Peran kita sungguh penting. Seperti Filipus yang membawa Natanael untuk berjumpa secara langsung dengan Yesus, umat percaya adalah media perjumpaan sesama dengan Kristus. Setiap umat dipanggil menjadi duta-duta Kristus yang menjembatani perjumpaan. Melalui perjumpaan itu sesama akan termotivasi untuk menerima panggilan ilahi dalam kehidupan mereka. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Memperjumpakan sesama kepada Kristus karena kita bahagia telah berjumpa dengan Dia.

Ayat Pendukung: Mzm. 71:1-6; 2Taw. 36:11-21; Yoh. 1:43-51
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...