Membangun Persekutuan dalam Kuasa Roh Kudus

Membangun Persekutuan dalam Kuasa Roh Kudus

Belum ada komentar 320 Views

Banyak gereja menjadi gusar dengan jumlah anggotanya yang semakin hari semakin menurun. Kegelisahan itu juga muncul pada saat apa yang tercatat dengan yang real hadir dalam kehidupan jemaat ternyata berbanding terbalik. Banyak gereja mencoba untuk “memasarkan” gereja dengan segala bentuk program yang trend atau sedang digemari banyak orang, termasuk dengan mengundang orang-orang populer seperti artis. Bahkan disadari atau tidak, kita membuat tolok ukur keberhasilan sebuah pelayanan atau kegiatan dari berapa banyak orang yang hadir? Jika banyak yang hadir dianggap berhasil dan jika sedikit yang hadir dianggap gagal.

Jemaat perdana mengalami penambahan jumlah pengikut secara significant, dikatakan di ayat 47 bahwa setiap hari (bukan setiap tahun) jumlah mereka ditambahkan Tuhan. Bagaimana jumlah mereka bisa terus mengalami peningkatan? Program apa yang sedang mereka lakukan yang begitu menarik perhatian orang banyak di zaman itu? Ternyata yang mereka lakukan adalah dengan membangun relasi. Kehidupan jemaat perdana yang paling menonjol justru terletak pada jalinan relasi yang dekat dan peduli. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul dan doa. Mereka mendekatkan diri satu dengan yang lain (berkumpul untuk memecah roti dan berdoa). Mereka tidak ragu-ragu memberikan pertolongan kepada mereka yang memerlukannya (ayat 45). Begitu guyub dan satunya kehidupan jemaat perdana sehingga mereka menjadi kesaksian yang indah di tengah dunia yang penuh dengan keegoisan.

Pertambahan anggota jemaat adalah sebuah berkat tetapi sekaligus sebuah tanggungjawab. Tentunya kita rindu semakin banyak orang mengenal dan bertumbuh di dalam Kristus. Tidak ada yang salah dari keinginan untuk memiliki banyak anggota. Tetapi yang perlu kita renungkan adalah apakah pertambahan itu sebagai bentuk dari pertumbuhan iman di dalam Tuhan atau sekedar tercatat tetapi tidak kita kenali dan mengerti bagaimana mereka hidup? Hal yang berbeda terjadi dalam kehidupan jemaat perdana, mereka bertambah karena kualitas relasi mereka yang begitu hangat dan peduli. Kualitas relasi inilah yang menjadi kesaksian yang menyejukkan di tengah dunia yang penuh dengan keegoisan. Bagaimana dengan jemaat kita yang besar ini?

Kita bersyukur bahwa secara data kita memiliki jumlah anggota (4000 jiwa lebih) tetapi apa yang terjadi dalam persekutuan kita ini? Sudahkah tercipta persekutuan yang hangat, peduli atau persekutuan yang kaku dan acuh? Bagaimana kita hidup di tengah persekutuan ini adalah bentuk kesaksian kita bagi dunia. Allah memberi Roh Kudus untuk menjadi penolong kita. Roh kudus yang menyatukan kita. Kuasa Roh Kudus mendorong kita untuk menempatkan sesama sebagai saudara dan memperlakukan mereka di dalam kasih untuk saling menguatkan. Mari kita membangun persekutuan kita dalam kuasa Roh Kudus.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
  • Yang Terdahulu Dan Yang Terkemudian
    Yunus 3:10 ‐ 4:11. Mazmur 145: 1‐8. Filipi 1: 21‐30. Matius 20: 1‐16
    Siapakah orang jahat menurut kita? Para perampok, perusuh, pembunuh, koruptor, perusak alam, penyiksa binatang, dan pelaku kejahatan lainnya. Ya...
Kegiatan