MEMBANGUN DIRI

Yudas 1:17-25

Belum ada komentar 133 Views

Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. (Yud. 1:20)

Setiap rumah atau gedung membutuhkan finishing, yaitu penyempurnaan akhir setelah pengerjaan struktur bangunan selesai. Fungsi dari finishing suatu bangunan bukan sekadar mempercantik tampilannya, melainkan juga akan menciptakan suasana hunian yang lebih menyenangkan. Selain itu setiap bagian interior dan eksterior bangunan dapat bekerja secara fungsional.

Karya penebusan Kristus telah mengerjakan struktur manusia baru. Namun, kita perlu terus mengerjakan “proses membangun diri”. Kita juga harus melakukan perawatan agar bangunan iman tidak rusak. Sikap abai dan lalai dalam proses membangun diri serta merawat iman akan menyebabkan umat percaya menjadi bagian dari orang-orang dunia. Karakteristik hidup orang dunia adalah sikap pemecah belah yang dikuasai oleh hawa nafsu dan tanpa Roh Kudus (Yud. 1:19). Mereka menyalahgunakan kasih karunia Allah dan hidup sebagai orang fasik.

Makna “jaminan keselamatan” dalam karya penebusan Kristus sering dipahami secara pasif. Seakan-akan sekali percaya, maka selamanya selamat. Akibatnya mereka hidup sesuka hati dan mengikuti hawa nafsu. Mereka juga tidak segan menjadi para pengejek yang merendahkan dan menghina sesamanya. Hakikat keselamatan dalam penebusan Kristus bersifat progresif, yaitu terus dibangun dan dirawat. Setiap umat percaya wajib membuktikan keselamatan yang diterimanya dengan “membangun diri” secara pantas dan terhormat. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Roh Kudus, murnikanlah hati kami sehingga kami mampu membangun diri sesuai keselamatan yang telah dianugerahkan di dalam Kristus. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 34; Kel. 19:7-20; Yud. 1:17-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sahabat Dalam Perjalanan
    Lukas 24:13-35
    Lalu kedua orang itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Dia pada waktu...
  • Tanpa Pamrih
    Lukas 14:12-14
    Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai...
  • Damai Di Tengah Badai
    Yesaya 26:1-4
    Yang teguh hatinya Kaujaga dengan damai sejahtera, …sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah...
  • Merespons Kasih Tuhan
    Mazmur 116:1-4, 12-19
    Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (Mazmur 116:12) Rasa syukur bukan hanya tentang mengucapkan terima kasih, tetapi...
  • Tanda Yunus
    Matius 12:38-42
    Jawab-Nya kepada mereka, “Generasi yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan...