Membangun dan Menanam Kasih

Yeremia 1:4-10

Belum ada komentar 97 Views

“Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam’.’ (Yer. 1:10)

Kita tahu istilah “kritik yang membangun”. Kritik semacam ini tidak hanya memperlihatkan apa yang salah, tetapi juga menyatakan apa yang mesti dilakukan untuk menggantikan perilaku yang salah itu. Kritik semacam ini jauh lebih berkualitas ketimbang “kritik yang merusak”. Sebab, dalam “kritik yang membangun” ada solusi, bukan sekadar menggerutu dan memaki.

Nabi Yeremia mendapat tugas yang jelas. Allah akan memberikan keberanian bagi Yeremia untuk berbicara kepada para raja dan bangsa-bangsa. Seumpama tanaman dan bangunan, tanaman beracun akan dicabut dan bangunan yang tidak berguna diruntuhkan. Ini merujuk pada Kerajaan Yehuda, yang pada waktu itu korup dan tidak memberlakukan kehendak Allah. Yeremia menubuatkan bahwa Kerajaan Babel akan menaklukkan mereka. Namun, tugas Yeremia bukan hanya itu. la juga mendapat kuasa dari Allah untuk membangun dan menanam. Akan tiba waktunya umat Allah pulih dan dibangun kembali dalam kasih, keadilan, dan kebenaran.

Walaupun bukan nabi, kita semua mendapat kuasa dari Allah untuk mengatur kembali kehidupan kita. Pasti ada yang harus dicabut dan dirobohkan, dibinasakan dan diruntuhkan dalam diri kita. Tinggi hati, benci, dendam, kekhawatiran, dan ketidakpedulian tidak patut dipelihara. Sebaliknya, kerendahan hati, kepedulian, pengampunan, belas kasihan harus dibangun dan ditanam. Percayalah, Allah sanggup memulihkan hidup kita dengan didikan dan arahan-Nya yang membangun. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Pulihkan aku, ya Tuhan, dengan didikan dan arahan-Mu yang penuh anugerah dan membangun kehidupan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 85:2-3, 9-14; Yer. 1:4-10; Kis. 11:19-26
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sahabat Dalam Perjalanan
    Lukas 24:13-35
    Lalu kedua orang itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Dia pada waktu...
  • Tanpa Pamrih
    Lukas 14:12-14
    Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai...
  • Damai Di Tengah Badai
    Yesaya 26:1-4
    Yang teguh hatinya Kaujaga dengan damai sejahtera, …sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah...
  • Merespons Kasih Tuhan
    Mazmur 116:1-4, 12-19
    Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (Mazmur 116:12) Rasa syukur bukan hanya tentang mengucapkan terima kasih, tetapi...
  • Tanda Yunus
    Matius 12:38-42
    Jawab-Nya kepada mereka, “Generasi yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan...