Melawan Rasialisme

Ester 4:1-17

Belum ada komentar 92 Views

“Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan … Siapa tahu, mungkin justru untuk saat seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.” (Est. 4:14)

Rasialisme adalah tindakan diskriminasi berdasarkan ras. Sikap diskriminasi ini, ternyata masih terus hidup hingga kini, dan dapat berujung pada kekerasan fisik seperti perkosaan sampai pembunuhan. Bangsa kita sendiri punya memori kelam soal ini. Tahun 1998, etnis Tionghoa menjadi sasaran amuk massa yang brutal.

Kitab Ester menggambarkan rencana pembasmian etnis Yahudi yang didalangi oleh Haman. Rencana jahat ini dipicu oleh hal sederhana, yaitu sikap Mordekhai yang tidak tunduk memberikan hormat kepada Haman; sikap yang terkait dengan latar belakang kepercayaan Mordekhai selaku orang Yahudi. Namun, Haman kemudian melihat Mordekhai dan seluruh orang Yahudi sebagai ancaman. Karena merupakan ancaman, maka mereka harus dimusnahkan. Di sana terlihat bagaimana relasi kuasa dimainkan oleh Haman. Namun, Mordekhai tidak patah arang. Ia menantang ratu Ester untuk bisa membatalkan rencana busuk Haman yang sudah direstui raja. Di sini, kekuasaan justru dipakai sebagai alat untuk mencegah kejahatan dan melakukan kebaikan.

Kisah Mordekhai dan Ester ini memberikan kepada kita keberanian menentang kejahatan. Koneksi, kekuasaan, dan setiap kesempatan yang dimiliki mesti diarahkan untuk mencegah kejahatan. Rasialisme adalah tindak kejahatan. Peristiwa kelam 1998 tidak boleh terulang lagi terhadap suku apa pun. Relasi-relasi sosial harus dibangun dengan cinta dan simpati, bukan antipati. Kita harus melawan diskriminasi ras! [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Jangan membeda-bedakan orang berdasarkan warna kulit atau karena perbedaan SARA, sebab itu adalah benih kebencian dan kejahatan.

Ayat Pendukung: Mzm. 140; Est. 4:1-17; 1Pet. 1:3-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Percaya Penuh
    Kejadian 6:11-22
    Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya. (Kejadian 6:22) Dalam pergaulan dan komunikasi...
  • Kecenderungan Hati
    Kejadian 6:1-10
    TUHAN meiihat betapa besarnya kejahatan manusia di bumi, dan segaia kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. (Kejadian 6:5) Dalam...
  • Doa Bagi Indonesia
    Mazmur 122
    Berdoalah untuk damai sejahtera Yerusalem, “Kiranya orang-orang yang mencintaimu hidup sentosa’.’ (Mazmur 122:6) Apakah Saudara bangga menjadi orang Indonesia?...
  • Dikagumi dan Dibenci
    Yesaya 60:8-16
    Sebagai ganti keadaanmu dahulu, ketika engkau ditinggalkan, dibenci, dan tidak dilalui seorang pun, sekarang Aku akan membuat engkau menjadi...
  • TUHAN, Sang Juruselamat
    Yesaya 33:17-22
    Sebab, TUHANlah Hakim kita, TUHANlah panglima kita; TUHANlah Raja kita, Dia akan menyelamatkan kita. (Yesaya 33:22) Bagaimanakah kita mengenal...