Mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu!

Mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu!

Belum ada komentar 195 Views

Saya terkesan dengan seorang oma yang bercita-cita hidup sampai usia 100 tahun. Oma saya pun bercita-cita hidup 5 tahun lagi sebelum ajalnya. Pertanyaannya, apakah seorang warga usia lanjut masih dapat bermimpi di saat fungsi seluruh panca indera menurun, di saat tenaga sudah tidak seperti dahulu kala lagi dan di saat kemudaan serta masa muda hanya menjadi kenangan belaka?

Simeon sudah tua, tetapi ia masih memiliki cita-cita. Cita-cita Simeon bukanlah memiliki rumah mewah, bertubuh gagah perkasa, makan enak atau keliling dunia. Ia memiliki cita-cita melihat Sang Juruselamat. Bagi kaum Israel, cita-cita seperti itu wajar. Ribuan orang Israel pun memiliki impian yang sama. Namun salah satu perbedaannya tampak saat Simeon berjumpa dengan bayi Yesus. Saat itu, Simeon yakin bahwa bayi Yesus adalah Keselamatan dari Tuhan, karena Roh Kudus ada di dalam dia.

Apakah Roh Kudus juga ada di dalam kita saat mengikuti Perjamuan Kudus hari ini?

Apakah Roh Kudus juga ada di dalam kita sehingga kita mampu menunjukkan penghargaan kita kepada sesama kita khususnya warga senior sebagai teladan yang Tuhan berikan bagi kita?

Apakah Roh Kudus juga ada di dalam warga senior sehingga pengalaman perjumpaannya dengan Tuhan, membuat banyak orang takjub akan segala yang dikatakan warga senior tentang Allah? (ayat 33).

Selamat Memasuki Bulan Keluarga!

Proyek Keluarga: Selama 1 minggu ini, carilah sebanyak-banyaknya teladan dari beberapa warga senior. Dan dengarkanlah keunikan kisah tentang perjumpaan mereka dengan Tuhan. Kemudian, doakanlah setiap warga senior yang kita kenal agar tidak ada seorangpun yang tidak melihat keselamatan yang dari pada Tuhan.

[Riajos]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...