Marah

Efesus 4:25-32

Belum ada komentar 41 Views

Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: jangan matahari terbenam, sebelum padam amarahmu …. (Ef. 4:26)

Setiap hari, ada saja alasan untuk kita marah. Misalnya, kita membuat janji bertemu dengan seorang teman pada pukul 12. Namun, teman kita baru muncul pukul 12.30. Kebanyakan dari kita akan merasakan gejolak emosi. Jengkel! Kejengkelan itu pada umumnya disebabkan karena kita berpikir sang teman tidak menghormati kita dan kita takut tidak dihargai. Pikiran kita pun mengembara, “Dia tidak hanya tidak peduli dan membiarkan saya menunggu, tetapi juga dia tidak peduli kalau kenyamanan saya terganggu!” Apakah dalam kasus seperti ini kita tidak boleh marah?

Rasul Paulus mengatakan, “Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan jangan beri kesempatan kepada Iblis” (Ef. 4:26-27).

Paulus tidak sedang mendorong kita untuk tidak boleh marah atau sebaliknya, menjadi pemarah. Yang ia mau katakan ialah kemarahan itu sendiri pada dasarnya bukan dosa. Namun, yang perlu disadari, kemarahan berpotensi untuk membuat kita berbuat dosa. Merasakan kemarahan, mengatakan dengan jujur kepada seseorang bahwa Anda sedang marah adalah sehat dan penting. Tetapi, jika kita membiarkan matahari terbenam sebelum amarah reda, maka kita membiarkan kemarahan itu meracuni jiwa kita. Inilah sebabnya mengapa Paulus mengatakan, “jangan beri kesempatan kepada Iblis.” Kemarahan berlarut-larut akan menimbulkan kebencian dan itu berarti kita berdosa! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Sebelum kebencian menguasai diri kita, selesaikanlah kemarahan yang ada hari ini.

Ayat Pendukung: Mzm. 23; 1Sam. 15:10-21; Ef. 4:25-32
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kematiannya Membangkitkan Kita
    Yohanes 11:1-44
    Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu...
  • Hukuman Bagian Dari Kasih Sayangnya
    Yehezkiel 36:8-15
    Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali....
  • Setia Dalam Penderitaan
    Wahyu 11:15-19
    Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatan tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu …. (Why....
  • Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat
    Mazmur 130
    Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2) Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit...
  • Tuhan Peduli
    Matius 9:27-34
    Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”...
Kegiatan