Makna Derita

Matius 24:1-22

Belum ada komentar 14 Views

“Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!” (Mat. 24:4)

Seorang Filsuf dan juga Psikolog, Viktor E. Frankl, penemu Logoterapi (terapi makna) sering mengajukan pertanyaan kepada para pasiennya, “Mengapa Anda tidak bunuh diri saja?” Saat banyak penderitaan terjadi dalam hidup dan seolah tiada jalan keluar dari setiap permasalahan, mengapa tidak bunuh diri saja? Apa yang menyebabkan seseorang mau tetap hidup dan bertahan? Apa atau siapa yang menjadi alasan sehingga seseorang tidak mau bunuh diri? Alasan seseorang tidak bunuh diri ada banyak. Bisa karena mencintai anak-anaknya; ada bakat yang bisa dimanfaatkan; memiliki kenangan yang layak dilestarikan; ada tugas yang menanti untuk diselesaikan; orang-orang dan keluarga yang menunggu di rumah; dan mencintai kehidupan. Intinya adalah adanya makna hidup yang mendalam.

Ketika para murid memuja kehebatan Bait Allah, Yesus mengatakan tentang tragedi penghancuran Yerusalem dan penderitaan yang akan dialami pengikut-Nya. Penderitaan karena penghancuran itu merupakan permulaan dari penderitaan yang lebih berat. Para murid akan mengalami banyak penderitaan. Diancam oleh ajaran yang mengecoh yang menjauhkan dari penantian kedatangan-Nya. Karena itu, Yesus memberi makna mendalam tentang penderitaan untuk menyiapkan para murid- Nya untuk dapat menghadapi penderitaan.

Makna mendalam hidup bersama Kristus dapat menjadi alasan bagi kita untuk mau tetap hidup dan berpengharapan, sekalipun menderita, sebab Kristus beserta kita. (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Bagaimana Anda menghadapi penderitaan dan makna  apa yang Anda dapatkan saat Anda menghadapinya bersama Kristus.

Ayat Pendukung: Mzm. 122; Kej. 6:11-22; Mat. 24:1-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tergelincir
    Bilangan 20:1-13
    “Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan- Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak...
  • Kebahagiaan
    Yesaya 48:17-21
    “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah...
  • Benci Dusta
    Mazmur 119:97-104
    Aku beroleh pengertian dari titah-titah-Mu, itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta. (Mzm. 119:104) Padatahun 2018, sejumlah media massa...
  • Berserah Itu Indah
    Bilangan 11:1-9
    Pada suatu kali bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang nasib buruk mereka, dan ketika TUHAN mendengarnya bangkitlah murka-Nya...
  • Mengingat Masa Lalu
    Keluaran 16:31-35
    “Ambillah segomer penuh untuk disimpan turun-temurun, supaya keturunan mereka melihat roti yang Kuberi kamu makan di padang gurun, ketika...
Kegiatan