Makanlah, Perjalananmu Masih Jauh…

Belum ada komentar 53 Views

Di layar lebar ksatria logam berseliweran melanglang jagad. Dunia kini, menurut film Transformer 2 ini sudah jadi ajang kolaborasi manusia dan robot. Sang jago bernama Optimus Prime pun tumbang. Tetapi di akhir kisah Optimus terjaga dari tidur panjang. Dia kembali menegakkan kebenaran. Anehnya di tengah kedigjayaan mahluk besi itu, butiran pasirlah yang jadi nyawa pembangkit Optimus.

Di dunia nyata kita di negeri ini setelah dentum bom menyalak lagi, ketakutan kembali merambah. Kita lalu lupa pada berhala sosial sebelumnya, yaitu kursi kekuasaan, yang jadi sinetron paling dramatik dan infotainment tragedik. Sebelum bom itu berdentum kita seperti di sihir untuk berlabuh di samudra melintang-pukangnya para petinggi negeri.

Seperti orang yang kelaparan, kita gemar menyantap kenyataan hidup yang sedang kita jalani. Anehnya makin kita telan makanan itu, makin kita diburu oleh kelaparan yang akut. Di saat begitu, kita ditempelak oleh sabda Kristus, “Aku Roti Hidup!” Dek. Berhenti kita dan bertanya, “Adakah yang salah dalam diri ini?” jawabnya, Ya! Kita akan terus lapar akan kenyataan dunia ini, karena kita memberi makan diri kita sendiri. Kristus melanjutkan, “Roti ini adalah DagingKu.”

Bisakah kita, para kristiani sejati, menjadi inspirator bagi orang lain? Sanggupkah kita menjadi trend setter etos baru negeri ini? Seperti Elia yang kelak sanggup menempuh pejalanan jauh. Sebagaimana formulasi ‘Manusia Baru’-nya kitab Efesus.

Maka bagai Optimus sang perkasa, kita perlu pembangkit hidup, dan bulan budaya ini menyajikan resep kebersamaan di Jemaat, yang diramu dari bangsal keindahan negeri di persada Indonesia yang mempesona. Bukti bahwa Roti Hidup ada di diri kita. Mari menjadi saksi untuk membuktikannya…..

GB

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...