MAGNIFICAT

Lukas 1:46b-55

Belum ada komentar 85 Views

Lalu kata Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan ….” (Luk. 1:46)

Pujian biasanya diberikan kepada orang yang mencapai prestasi luar biasa atau diberikan kepada yang Ilahi. Orang yang memberi pujian juga memiliki berbagai macam motivasi.

Perikop hari ini biasa disebut dengan Magnificat. Sebutan ini diambil dari kata pertama teks ini dalam bahasa Latin. Magnificat adalah pujian Maria kepada Tuhan. Ia memuji Tuhan karena Tuhan menjadi Juruselamatnya. Ia memuji segala kebesaran Tuhan yang sudah melakukan banyak perbuatan ajaib. Pujian Maria sesungguhnya menjadi gambaran orang Israel pada umumnya saat itu, yang mengharapkan kelepasan dari penindasan bangsa Roma. Mereka direndahkan, dibiarkan kelaparan, ditindas, dimiskinkan. Pendeknya, hidup tanpa harapan. Peristiwa kehamilan Maria yang ajaib menjadi titik balik. Keselamatan umat sudah di depan mata. Tuhan sendiri yang bertindak untuk menyelamatkan umat-Nya.

Kehidupan orang Kristen dari masa ke masa hampir sama. Selain menghadapi persoalan yang berlaku secara pribadi, juga menghadapi tekanan secara komunal. Kekristenan sering menghadapi tekanan dari berbagai pihak yang membenci. Dalam semua situasi itu kita diajak untuk bersikap seperti Maria: percaya bahwa Tuhan setia menolong umat-Nya. Keyakinan akan pertolongan Tuhan dinyatakan melalui pujian yang dinyatakan lewat ucapan dan tindakan. Terpujilah Tuhan! [Jan Calvin Pindo]

DOA:
Terima kasih Tuhan untuk pertolongan-Mu yang selalu kami alami dalam segala perkara. Terpujilah Engkau. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 124; Dan. 1:1-21; Luk. 1:46b-55
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...