Madu atau Racun ?

Ulangan 30: 15-20

Belum ada komentar 259 Views

Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian, mereka akan menikmati madu ketika berada di tanah perjanjian atau harus berhenti ditengah jalan karena minum racun.

Musa mengingatkan kepada umat bahwa perjalanan itu bukan suatu perjalanan yang tanpa tujuan, suatu perjalanan yang hanya sekedar terbebas dari situasi penindasan, melainkan suatu perjalanan yang bermakna karena ada yang mengutus dan ada arah yang pasti seperti yang sudah direncanakan oleh Allah.

Melakukan suatu perjalanan akan menjadi sesuatu yang menggembirakan dan bahkan menakjubkan, ketika seseorang mengetahui jalan pulang dan pada saat ia kembali tiba di rumah akan ada yang bertanya, “Bagaimana perjalananmu ?” Berjalan-jalan dan bepergian dapat amat menggembirakan kalau kita berjalan dengan mata dan telinga orang-orang yang mencintai kita, yang ingin melihat apa yang kita lihat dan mendengarkan kisah-kisah kita.

Ketika kehidupan ini dipahami sebagai suatu pengutusan dari Allah untuk mengadakan perjalanan, maka kita juga sedang berjalan dengan mata dan telinga Allah yang mengutus kita. Dalam perjalanan itu kita akan melihat pemandangan yang menakjubkan, mendengar suara yang indah dan berjumpa dengan orang-orang yang baik  dan gembira kalau waktu pulang ke rumah sudah tiba.

Meyakini bahwa Tuhan lah yang mengutus kita menjalani kehidupan ini akan mengarahkan kehidupan kita untuk taat dan setia pada perintah Tuhan, sehingga kita akan diberi kemampuan untuk menikmati madu kehidupan yang telah disediakan-Nya.

Siapakah yang mengutus kita dalam perjalanan kehidupan ini, dan akan kemanakah tujuan hidup ini, adakah yang rindu mendengarkan kisah perjalanan hidup kita ?

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...