Madu atau Racun ?

Ulangan 30: 15-20

Belum ada komentar 154 Views

Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian, mereka akan menikmati madu ketika berada di tanah perjanjian atau harus berhenti ditengah jalan karena minum racun.

Musa mengingatkan kepada umat bahwa perjalanan itu bukan suatu perjalanan yang tanpa tujuan, suatu perjalanan yang hanya sekedar terbebas dari situasi penindasan, melainkan suatu perjalanan yang bermakna karena ada yang mengutus dan ada arah yang pasti seperti yang sudah direncanakan oleh Allah.

Melakukan suatu perjalanan akan menjadi sesuatu yang menggembirakan dan bahkan menakjubkan, ketika seseorang mengetahui jalan pulang dan pada saat ia kembali tiba di rumah akan ada yang bertanya, “Bagaimana perjalananmu ?” Berjalan-jalan dan bepergian dapat amat menggembirakan kalau kita berjalan dengan mata dan telinga orang-orang yang mencintai kita, yang ingin melihat apa yang kita lihat dan mendengarkan kisah-kisah kita.

Ketika kehidupan ini dipahami sebagai suatu pengutusan dari Allah untuk mengadakan perjalanan, maka kita juga sedang berjalan dengan mata dan telinga Allah yang mengutus kita. Dalam perjalanan itu kita akan melihat pemandangan yang menakjubkan, mendengar suara yang indah dan berjumpa dengan orang-orang yang baik  dan gembira kalau waktu pulang ke rumah sudah tiba.

Meyakini bahwa Tuhan lah yang mengutus kita menjalani kehidupan ini akan mengarahkan kehidupan kita untuk taat dan setia pada perintah Tuhan, sehingga kita akan diberi kemampuan untuk menikmati madu kehidupan yang telah disediakan-Nya.

Siapakah yang mengutus kita dalam perjalanan kehidupan ini, dan akan kemanakah tujuan hidup ini, adakah yang rindu mendengarkan kisah perjalanan hidup kita ?

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bersyukurlah
    Bagaimana anda mengawali hari? Banyak perasaan dan situasi yang sangat mempengaruhi kita untuk memulai hari dengan ungkapan syukur. Meskipun...
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...