Lebih Sungguh

1 Tesalonika 4:1-12

Belum ada komentar 475 Views

Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi. (1Tes. 4:1)

“Melayani, melayani lebih sungguh/ Melayani, melayani lebih sungguh/ Tuhan lebih dulu melayani kepadaku/ Melayani, melayani lebih sungguh.” Lagu ini sangat terkenal dan sering dinyanyikan dalam acara dedikasi (dedication service), malam komitmen, atau retret gereja. Tujuannya adalah untuk memotivasi sebuah sikap pelayanan yang lebih sungguh. Bukan berarti selama ini tidak sungguh- sungguh. Selama ini sudah sungguh-sungguh, tetapi diharapkan agar dilakukan “lebih” sungguh lagi.

Paulus mengetahui bahwa jemaat di Tesalonika telah bersungguh-sungguh hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Jika membaca bagian awal Surat 1 Tesalonika 1:2-10, maka kita akan mendapati berbagai pujian bagi jemaat ini. Jemaat Tesalonika tekun, menjadi penurut firman, bersukacita dalam firman Tuhan, sehingga jemaat ini menjadi teladan bagi jemaat-jemaat lain di daerah Makedonia dan Akhaya, serta berbagai daerah (1Tes. 1:7- 8). Paulus memuji Tesalonika untuk segala sesuatu yang telah mereka lakukan. Walau demikian, Paulus menasihati agar jemaat ini lebih sungguh-sungguh lagi. Khususnya, dalam menjaga kekudusan dan kemurahan hati mereka di hadapan orang-orang lain.

Demikianlah hidup beriman, tidak berpuas atau berbangga diri dengan pencapaian iman. Melainkan, selalu rindu lebih sungguh-sungguh lagi menjalankan iman kita. (Pdt. Novita Sutanto) 

DOA:

Tuhan, ajar kami lebih bersungguh-sungguh lagi beriman kepada-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 21; Yes. 24:1-16a; 1Tes. 4:1-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tanda Yunus
    Matius 16:1-4
    “… Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda Yunus” (Matius 16:4b) Apa yang salah ketika seseorang meminta...
  • Kacang Merah Edom
    Kejadian 36:1-8
    Lalu menetaplah Esau di pegunungan Seir. Esau itulah Edom. (Kejadian 36:8) Dalam berbagai budaya, nama mengandung makna, harapan, dan...
  • Belajar Sejarah
    Mazmur 105:1-6, 16-22, 45b
    Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya….(Mazmur 105:5a) Selain Matematika, Sejarah merupakan mata pelajaran yang sering dikeluhkan oleh sebagian murid-murid sekolah....
  • Apa Yang Ada Padamu?
    Matius 15:32-39
    Kata Yesus kepada mereka, “Kamu punya berapa roti?” “Tujuh”, jawab mereka, “dan beberapa ikan kecil.” (Matius 15:34) Tim survei...
  • Pertolongan Tuhan Jauh Lebih Utama
    Kejadian 32:3-21
    Lepaskanlah kiranya aku dari tangan Esau, saudaraku, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu bersama...