Lawan Iri Hati dan Mementingkan Diri Sendiri

Yakobus 3:13-18

Belum ada komentar 117 Views

Jika kamu … iri hati dan kamu mementingkan diri sendiri, janganlah kamu memegahkan diri dan berdusta melawan kebenaran! (Yak. 3:14)

Salah satu pesan Yakobus dalam surat kepada jemaat adalah tentang iri hati dan mementingkan diri sendiri. Biasanya, seseorang iri hati kepada teman dekat, kerabat, atau saudara. Kedua hal tersebut adalah manusiawi. Tidak normal rasanya, apabila ada seseorang tidak merasa iri hati melihat hidup teman dekat atau saudara lebih beruntung, berhasil, dan bahagia. Namun, semua orang tahu bahwa iri kepada orang lain adalah memalukan. Tak heran, begitu iri, muncul sikap “mempertahankan” diri, yakni mementingkan diri sendiri. “Aku tidak ingin terlihat iri, maka aku tidak peduli akan hidup dan nasibnya,” begitulah pertahanan diri. Rasa iri hati dan sikap mementingkan diri sendiri ini dapat juga mengenai kita.

Firman Tuhan melalui Yakobus mengingatkan: “Janganlah memegahkan diri dan berdusta melawan kebenaran.” Artinya, kita harus melawan rasa iri hati dan sikap mementingkan diri sendiri.

Apa yang harus dilakukan untuk melawan rasa iri dan sikap mementingkan diri sendiri? Pertama, kendalikan diri dengan menepis sikap mempertahankan kenyamanan dengan ketidakpedulian. Hiraukan dan akuilah dengan tulus bahwa orang lain lebih beruntung daripada kita. Akuilah hal itu sebagai kebenaran dalam keadilan Tuhan. Kedua, jalanilah hidup sendiri dengan merasa cukup dan bersyukur atas segala yang kita miliki. Kita bermasalah dengan diri sendiri [menjadi iri] adalah karena hanya melihat kelebihan orang lain, bukan hal yang kita miliki. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ya Tuhan, saya ingin mengubah iri hati dan ketidakpedulian dengan mensyukuri berkat-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 112:1-9; Yes. 29:1-12; Yak. 3:13-1
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...