Kristus Mengetuk Pintu Hati Kita

Wahyu 3:14-22

Belum ada komentar 147 Views

“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.” (Why. 3:20)

Kota Laodikia terkenal sebagai pusat keuangan, penghasil karpet, pakaian, wol hitam, serta pusat produksi berbagai jenis obat sakit mata yang terkenal di seluruh kekaisaran Romawi. Kota ini sangat makmur. Karena itu, ketika hancur oleh gempa pada tahun 60, penduduk setempat dapat membangunnya kembali tanpa bantuan pemerintah Romawi.

Pesan utama pewahyuan dari Tuhan Yesus untuk Jemaat di Laodikia adalah tentang bahaya kepuasan diri terhadap kepemilikan dan kekayaan. Kristus mengetuk pintu hati mereka supaya hikmat-Nya membarui pola pikir dan sikap hidup mereka. Kristus menilai mereka sudah setengah hati dalam kehidupan beriman. Karena itu, mereka diajak untuk menjalin persekutuan kasih bersama Kristus. Hanya di dalam Kristus tersedia kekayaan rohani yang memberi sukacita surgawi. Mata hati mereka akan terbuka untuk melihat kelemahan diri dan juga akan terbuka kepada berkat-berkat rohani. Kristus mengajak mereka untuk mengalami makna kebahagiaan dan kejayaan yang sejati.

Tidak ada yang salah dengan kekayaan dan kepemilikan yang kita punyai sekarang ini. Namun, yang acap kali salah adalah cara kita mendapat, memberi makna, dan mengelolanya. Dengan kekayaan rohani yang dianugerahkan-Nya, Kristus memampukan kita untuk memperlakukan diri dan harta milik kita dengan kebijaksanaan yang suci. Dalam setiap teguran kasih-Nya, kita selalu beroleh kelegaan. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah kita mau menerima kekayaan rohani yang dianugerahkan Tuhan Yesus?

Ayat Pendukung: Mzm. 119:49-56; Yer. 32:16-35; Why. 3:14-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...