Kristus Melawan Pemalsu Kedamaian

Matius 10:34-42

Belum ada komentar 57 Views

“Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.” (Mat. 10:34)

Sebagai orang Kristen, kita tidak asing dengan kata “damai”. Namun, kata “damai” belum tentu bermakna baik. Sebab, dapat saja kata “damai” diselewengkan untuk menyamarkan sebuah tindakan yang tidak jujur. Ada istilah “uang damai”, atau “cari damainya aja”. “Damai” dalam pemahaman yang kerdil ini adalah kedamaian yang palsu dan jauh dari makna damai yang sejati. Tidak ada kasih, keadilan, dan kebenaran yang menyertainya.

Kedamaian yang dihadirkan Kristus adalah kedamaian sejati. Kedamaian yang bermula dari pikiran dan hati yang mewujud dalam tindakan nyata. Jadi, bukan kedamaian yang kelihatan elok dalam tampilan belaka, tetapi sebenarnya dibuat-buat dan tidak tulus. Kata “pedang” dalam terjemahan bahasa Indonesia sehari-hari dituliskan dengan “perlawanan”. Apa yang dilawan Kristus? Kemunafikan, kepura-puraan, dan kasih yang sempit. Dalam pengertian inilah kita memahami betapa seriusnya Kristus berjuang untuk membarui pikiran dan hati kita sedalam-dalamnya dengan kasih-Nya.

Segala sesuatu yang tidak dilakukan dengan tegas dan serius tidak akan menghasilkan perubahan yang mendalam dan berdampak. Karena itu, biarlah komitmen kita mengikut Kristus diikuti dengan kesungguhan dan kesediaan diubahkan firman Allah dan Roh Kudus. Mari kita merancang kembali hal yang penting dalam hidup kita bersama kasih Kristus. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apa yang menghalangi kita sehingga tidak tegas dan serius dalam mengikut Kristus?

Ayat Pendukung: Mzm. 139:1-6, 13-18; Yer. 17:14-27; Mat. 10:34-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....
  • Tuhan Memanggil, Tuhan Memperlengkapi
    Keluaran 31:1-11
    “Lihat, Aku telah menunjuk Bezale’el bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, dan memenuhi dia dengan Roh Allah, dengan...
  • Memang Tuhan Allah Kurang Tinggi?
    Mazmur 99
    Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, sujudlah menyembah pada tumpuan kaki-Nya! Dialah yang kudus! (Mazmur 99:5) Si kecil Tina bertanya kepada...
  • Apa Yang Kita Cari?
    Yohanes 6:25-35
    Yesus menjawab mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu...
  • Pemberontakan Versus Kasih Setia
    Keluaran 33:1-6
    “Aku akan mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, … Kamu akan masuk ke negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu....