Kini, Di Sini

Matius 9:27-34

Belum ada komentar 137 Views

Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.” (Mat. 9:28)

Satu-satunya hal yang menghalangi manusia untuk masuk surga adalah dosa. Agama menjadi cara agar setiap manusia mengetahui dan menjalani kehidupannya dengan baik dan benar. Bila orang sudah menjalani semua ajaran dalam agamanya, mungkin ia akan masuk surga. Bila tidak, maka ia masih berdosa dan tidak akan masuk surga.

Ada masa ketika orang mengalami kebutaan, kelumpuhan, atau kusta yang diderita sejak lahir maupun dalam perjalanan hidup dimaknai sebagai bentuk hukuman atas dosa yang dilakukan orang tua atau diri sendiri. Mereka yang seperti ini akan disingkirkan. Tidak boleh muncul di antara orang lain yang sehat. Bila terpaksa bertemu, orang yang sehat akan menyimpang jalan dan yang sakit akan memukul diri sambil berseru: najis, najis! Yesus, yang adalah wujud dari janji keselamatan Allah, hadir di tengah pola hidup seperti itu. Pada saat itu Ia mendemonstrasikan keselamatan yang hakiki pada mereka yang dipinggirkan dengan cara menyembuhkan mereka dari semua penyakit itu. Kesembuhan itu bukan sekadar membuat mereka tak lagi sakit, tetapi sekaligus juga menyatakan bahwa dosa mereka diampuni. Kesembuhan menjadi pemulihan, dan pada saat yang sama menyatakan keselamatan yang dari Allah kini dan di sini.

Keselamatan yang kita terima dari Yesus pun tak perlu menunggu kita mati. Hal itu kita terima dan alami kini dan di sini. [Jan Calvin Pindo]

DOA:
Tuhan, terima kasih untuk keselamatan yang Engkau berikan kepada kami kini dan di sini. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 42 & 43; Ams. 11:3-13; Mat. 9:27-34
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...