Kian Dewasa Kian Berhikmat

Kian Dewasa Kian Berhikmat

Belum ada komentar 120 Views

Sesudah “Natal” Yesus bertumbuh. Dan Minggu ini kita baca Ia telah berumur 12 tahun. Ia bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya serta makin dikasihi Allah dan manusia.

Sesudah “Natal” Yusuf dan Maria juga bertumbuh. Keluarga mereka yang biasa disebut sebagai the holy family sama sekali bukanlah keluarga yang ideal, dalam arti tak bercacat dan mesti dijadikan teladan. Sesudah “Natal” Yusuf dan Maria, seperti para orangtua pada umumnya, masih harus belajar untuk menjadi kian dewasa sebagai orangtua. Mereka juga mesti belajar untuk menjadi kian berhikmat dalam mengenal Yesus sebagai Tuhan.

Sesudah “Natal” bertumbuhkah kita? Ataukah “Natal” telah berlalu begitu saja tanpa meninggalkan bekas pada hati dan hidup kita? Ataukah “Natal” ternyata tidak mengubah apapun dan kita kembali ke kehidupan tanpa pohon terang lengkap dengan pernik-perniknya, business as usual?

Sesudah “Natal” kita juga mesti bertumbuh. Barangkali di sinilah letak masalah kita. Kita yang tidak bertumbuh sehingga bagi kita “Natal” tidak membawa perubahan. Kitalah yang pertama-tama mesti berkembang menjadi kian “dewasa dan berhikmat”. Bertumbuh secara spiritual. Dan ukuran pertumbuhannya bukanlah diri kita sendiri, juga bukan penilaian orang lain, bahkan bukan cuma yang kita yakini sebagai kehendak Tuhan. Tolok ukurnya adalah terutama “makin dikasihi Allah dan manusia”.

Sesudah “Natal” kita, kita juga mesti bertumbuh, kian dewasa kian berhikmat.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...