Ketika Sudah Tua

Kejadian 27:1-17

Belum ada komentar 134 Views

Ketika Ishak sudah tua dan matanya telah kabur, sehingga ia tidak bisa melihat lagi …. (Kej. 27:1)

Kehidupan bukan seperti cincin tanpa ujung. Hidup memiliki fase. Ada saat kita muda, kuat dan penuh semangat, akan tetapi akan tiba masanya kita menjadi tua, tenaga mulai melemah, gerakan pun melambat. Menjadi tua itu pasti; ia merupakan bagian kehidupan yang tidak bisa dicegah dan dihindari.

Lalu, bagaimana caranya menjadi tua dan tetap bermanfaat bagi sesama? Atau, bagaimana agar di dalam segala keterbatasan kita, kita tetap dapat menjadi berkat? Firman Tuhan dalam Kejadian 27:1-17 mengajarkannya kepada kita. Ishak telah menjadi tua, ia kehilangan segala kegagahannya, matanya mulai rabun sehingga ia tidak dapat mengenali orang-orang yang ada di sekitarnya. Kendati sudah menjadi tua dan memiliki banyak kelemahan, namun ternyata, Ishak mempunyai kerinduan untuk dapat menyalurkan berkat bagi anak sulungnya, Esau. Maka, di usianya yang sangat lanjut itu, ia memanggil Esau untuk memberikan berkatnya, yaitu perlindungan dan penyertaan Allah dalam kehidupan Esau dan segenap anak cucunya. Meski pada akhirnya, Ishak tertipu oleh Yakub, anaknya sendiri, namun ia tetap juga memberikan berkatnya.

Usia tua dan kelemahan semestinya tidak menghalangi kita untuk menjadi saluran berkat bagi sesama. Sama seperti Ishak dan juga Abraham, Tuhan pun memanggil kita untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain, misalnya mendoakan mereka agar Tuhan melimpahkan segala kebaikan bagi mereka. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Tuhan memperlengkapi kita dengan aneka talenta. Dia melimpahkan berkat- berkat-Nya bagi kita. Sudahkah kehidupan kita menjadi berkat bagi sesama?

Ayat Pendukung: Mzm. 45:10-17; Kej. 27:1-17; Rm. 7:7-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Melawat Dan Merawat
    Lukas 1:68-79
    “Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya ….” (Luk. 1:68) Salah satu program rutin...
  • Tidak Melekat
    Lukas 9:1-6
    “Kata-Nya kepada mereka: Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai...
  • Tinggal Di Dunia
    Filipi 1:18b-26
    … tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu. (Flp. 1:24) Dalam kehidupan ini, kita kerap bertanya...
  • Motif Yang Baik
    Filipi 1:12-18a
    Ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan perselisihan, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan maksud baik. (Flp. 1:15)...
  • KEMBALILAH!
    Mazmur 90
    Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!” (Mzm. 90:3) Martin Heidegger, seorang filsuf asal Jerman,...