Ketika Cukup Sama Sekali Tidak Cukup

Adventus 2019, Hari Ketiga

Belum ada komentar 21 Views

“Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub, dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.” (Yes. 49:6)

“Cukup” dapat menjadi wajah lain dari dosa. Seseorang dapat berkilah dari panggilan untuk menjadi berkat bagi sesama, karena merasa sudah cukup kenikmatan hidupnya selama ini. Tak ada lagi yang tersisa untuk dibagikan. Kecukupan semacam ini adalah kecukupan yang egosentris. Jadi, seseorang dengan tipe semacam ini merasa cukup bukan karena ia menyambut apa yang Allah berikan dengan syukur, namun karena ia memang merasa tak punya lebih untuk dibagikan. (Labirin Kehidupan 2, Bab 4: Ketika Cukup Sama Sekali Tidak Cukup)

#kutipanbukusaya #labirinkehidupan2 #adventus2019hariini

—————–

Selama masa Adventus ini saya akan secara teratur membagikan kutipan yang saya ambil dari setiap bab buku Labirin Kehidupan 2 yang akan segera terbit. Anda diundang untuk secara imajinatif dan imani mempertautkan kutipan ini dengan perenungan Adventus Anda secara pribadi. Kristus memberkati.

Joas Adiprasetya

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kematiannya Membangkitkan Kita
    Yohanes 11:1-44
    Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu...
  • Hukuman Bagian Dari Kasih Sayangnya
    Yehezkiel 36:8-15
    Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali....
  • Setia Dalam Penderitaan
    Wahyu 11:15-19
    Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatan tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu …. (Why....
  • Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat
    Mazmur 130
    Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2) Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit...
  • Tuhan Peduli
    Matius 9:27-34
    Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”...
Kegiatan