Keselarasan Pikir dan Laku adalah Tanda Taat kepada Allah

Markus 7:1-8

Belum ada komentar 81 Views

“Perintah Allah kamu abaikaan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” (Mrk. 7:8)

Apakah Yesus mengabaikan adat istiadat Yahudi dan budaya manusia? Apakah Yesus mengabaikan kebersihan dalam menjalani hidup keseharian? Perikop ini tidak mengemukakan hal tersebut.

Beberapa orang Farisi dan ahli Taurat mempersoalkan Yesus yang tidak hidup menurut adat istiadat dan agama. Namun, sebenarnya mereka sedang melakukan permainan kalimat. Mereka menggiring persepsi orang lain yang mungkin sedang mendengarkan perdebatan tersebut. Mereka menggiring persepsi sehingga tampak seolah-olah Yesus mengabaikan adat istiadat dan kebersihanan. Yesus mengetahui gaya bahasa mereka adalah untuk menjatuhkan-Nya. Karena itu, Ia menghardik mereka dengan keras: “orang-orang munafik!” Jika Yesus tidak mengajarkannya, tidak berarti Ia mengabaikan, menolak, atau menentang hal itu. Pada sisi lain, Yesus mengajarkan hal yang lebih penting daripada itu dan esensial dalam ketaatan kepada Allah.

Salah satu tantangan besar umat beriman adalah bersikap konsisten antara pikir dengan laku, berpendapat dan tampilan. Tantangan ini terjadi ketika diperhadapkan dengan hal yang tidak sesuai dengan pendirian dan keyakinan yang belum dikaji dan dibuktikan. Mereka yang jatuh ke dalam sikap inkonsistensi lantas membenarkan diri, baik dengan memelintir ayat maupun menyalahkan orang lain. Firman Tuhan menjadi pengingat bahwa keselarasan pikir dan laku adalah tanda ketaatan kita kepada Allah. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ya Allah, bimbinglah saya untuk terus menyuarakan kebenaran secara tulus antara pikir dan laku. Amin

Ayat Pendukung: Mzm. 112:1-9; Yes. 29:13-16; Mrk. 7:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...