Kesediaan Mendengarkan

Kisah Para Rasul 28:23-31

Belum ada komentar 41 Views

“Sebab itu kamu harus tahu, bahwa keselamatan yang dari pada Allah ini disampaikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan mendengarnya.” (Kis. 28:28)

Dari mana datangnya kecenderungan mendaku kebenaran tunggal dalam diri manusia sehingga manusia dalam sejarah kehidupannya banyak sekali membenci manusia lainnya; mendaku kebenaran hanya milik kelompoknya dan menyingkirkan mereka yang berbeda? Pintu dialog pun ditutup rapat-rapat. Seorang filsuf bernama Nietzsche mencermati ada keterhubungan antara keyakinan tertentu dengan kebutuhan untuk meyakini kebenaran dengan menunjukkan kekuatan dan kelemahan. Salah satu contohnya, meyakini kebenaran tentang keselamatan.

Manusia dengan konsep keselamatan merasa perlu untuk memegang, bahkan memeluk konsep keselamatan tertentu. Lalu, saat diperhadapkan dengan konsep keselamatan yang berbeda dengan pandangannya, konsep itu akan ditolak, bahkan diperangi.

Paulus diperhadapkan dengan kaum Yahudi yang mempertanyakan pemahaman dan juga keyakinannya. Paulus menegaskan tidak berbuat kesalahan terhadap bangsanya, juga pada adat istiadat. Paulus mencoba untuk mengajak kaum sebangsanya berdialog. Namun, mereka merasa kecewa ketika mendapati pemahaman mereka tidak ada kesesuaian dengan apa yang Paulus pahami dan hayati. Paulus menyatakan bahwa keselamatan yang dari Allah juga disampaikan kepada bangsa lain. Kita memuji kemuliaan Tuhan yang menganugerahkan keselamatan kepada banyak orang, melintasi sekat-sekat. [Pdt. Santy Manurung]

DOA:
Ya Tuhan, biarlah hati kami terbuka pada kasih-Mu sehingga kami mampu mendengarkan. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 11:1-9; Bil. 16:20-35; Kis. 28:23-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...
  • Bye-Bye FOMO!
    Mazmur 81
    Janganlah ada di antaramu Hah lain, dan janganlah engkau sujud menyembah ilah asing. (Mazmur 81:10) FOMO, fear of missing...
  • SANG AIR HIDUP
    Yohanes 4:5-42
    Tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. (Yohanes 414a) Air adalah...