persekutuan

Kesatuan Gerejawi : Refleksi Allah Persekutuan

Yohanes 17:20-26

Belum ada komentar 100 Views

Rambut sama hitam tapi pikiran berbeda. Pepatah ini mengungkapkan masing-masing orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda satu sama lain. Bagaimana jika perbedaan-perbedaan tersebut bertumbuh dalam kehidupan bergereja. Apakah bernilai positif atau negatif sangat ditentukan dari cara pandang masing-masing orang. Memang tak dapat dipungkiri bahwa perbedaan organisasi, struktur, dogma, corak kebaktian sejak gereja perdana sampai sekarang berpotensi perpecahan. Namun di sisi lain perbedaan juga dapat menghadirkan keindahan bagaikan warna-warni pelangi. Dalam teks bacaan, Yesus menginginkan sikap dan tindakan orang-orang percaya dalam perbedaan-perbedaan pandangan dan konsep teologi untuk dapat mengacu pada persekutuan Tritunggal. Dalam terang ini, dunia dapat mengenal Allah di dalam Yesus Kristus. Pesan ini terkesan kuat dalam doa syafaat Yesus menjelang perpisahan dengan 12 muridnya. Seperti tertulis dalam ayat 21: “ Supaya mereka semua menjadi satu , sama seperti Engkau ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam kita, supaya dunia percaya bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”

Dalam doa Yesus mengajak orang-orang percaya untuk bersama-sama berdoa syafaat bagi kesatuan gereja-gereja di muka bumi. Sekaligus Orang-orang percaya memahami gereja sebagai misi Allah di dunia, persekutuan orang-orang percaya dalam perziarahan bersama menuju Kerajaan Allah, hadir bagi dunia sebagai agen kasih Allah. Dalam doa Yesus mengajak orang-orang percaya berjalan bersama-sama menggumuli isu-isu perdamaian, ekologi, sosial, dan lain-lain dalam penyatuan iman. Bagaimana dengan model persekutuan kita ? Marilah kita terus membangun kesatuan gereja dalam model Allah Tritunggal, Bapa, Putra dan Roh Kudus, tiga pribadi dalam satu hakekat. Tuhan memberkati.

(LS)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • #menjadimuridKristus
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. (Matius 28:17) Paul Tillich, seorang teolog sohor, pernah berujar, “Doubt...
  • Hidup Penuh Roh
    Yohanes 7: 37-39
    Undangan Tuhan Yesus “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!” ditujukan kepada siapa saja yang dalam hidupnya mengalami...
  • Hidup dipelihara Tuhan
    Yohanes 17:1-11
    Doa Tuhan Yesus “Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka (baca: para murid, jemaat Tuhan) dalam nama-Mu” (ay.11), sekaligus merupakan...
  • Saya Cinta Yesus
    Yohanes 14:15-21
    Definisi cinta yang dimaksud supaya tidak salah arah harus dikaitkan dengan konteks pembicaraan. Mencintai atau mengasihi merupakan kata yang...
  • The Journey Is Home
    Yohanes 14:1-14 dan Kisah Para Rasul 7:55-60
    Pemberitaan di Media yang begitu marak tentang pandemi Covid-19, khabarnya telah meluluh lantakkan kehidupan rutinitas. Melongok keluar sebentar, maka...
Kegiatan