Kesalehan Tanpa Merendahkan

Lukas 18:9-14

Belum ada komentar 245 Views

“… barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan ….” (Luk. 18:14)

Yesus mengajarkan orang yang menganggap dirinya benar dan memandang orang lain tidak benar melalui perumpamaan orang Farisi dan pengungut cukai; yang sama-sama sedang berdoa di Bait Allah. Kontradiksi tersebut menyebabkan orang Kristen menstigma orang Farisi itu munafik, tetapi pemungut cukai lebih baik. Padahal, masyarakat Yahudi waktu itu mempunyai pandangan yang bertolak belakang dengan kita sekarang.

Orang Farisi dan pemungut cukai tidak seperti perumpamaan ini. Kisah ini bukan true story. Maksudnya, seumpama ada pemungut cukai yang saleh dan rajin, dan seumpama ada Farisi semacam itu, tidak semua pemungut cukai sesaleh itu dan tidak semua orang Farisi sebobrok perumpamaan ini. Di sini, Penginjil Lukas menyampaikan kepada jemaat asuhannya hal tinggi hati dengan merendahkan orang lain. Perilaku tinggi hati dengan merendahkan orang lain tidak diperkenankan oleh Allah. Si Farisi tidak dibenarkan oleh Allah karena ia merendahkan si pemungut cukai yang memang terkenal culas dan licik. Farisi memanfaatkan kedudukannya yang terhormat untuk meninggikan hati dengan merendahkan pemungut cukai.

Berada pada posisi tanpa stigma, baik kondisi fisik, orientasi seksual, kondisi lahir, perjalanan hidup, bidang profesi, jabatan, dan pekerjaan, adalah baik. Namun, Allah tidak membenarkan mereka yang berada pada posisi itu memandang rendah dan hina orang terstigma. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ya Allah, kami mau belajar memandang segala umat manusia tanpa stigma. Amin.

Ayat Pendukung: Yl. 2:23-32; Mzm. 65; 2Tim. 4:6-8, 16-18; Luk. 18:9-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...