Kerendahan Hati Yesus

Filemon 1

Belum ada komentar 27 Views

Dan kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku …. (Flm. 1:18)

Saya terkesan dengan satu teks di Alkitab di mana Yesus Kristus berdialog dengan para penjahat di sampingnya. Saya memparafrasenya demikian, penjahat A, “Guru, katanya Engkau Mesias, selamatkan dirimu, maka aku akan percaya!” Penjahat B, “Hus! Hati-hati! Kita memang berdosa!” Saya tertarik bagaimana Yesus merespons penjahat A. Dia diam. Dia tidak menunjukkan kuasa untuk merendahkan penjahat A tersebut. Dia memilih untuk merendahkan dirinya.

Dari dalam sel penjara, Paulus membawa Onesimus kepada Tuhan. Paulus lalu meminta Filemon, majikan Onesimus, untuk mengampuni sang budak yang kabur dari rumahnya itu. Budak itu telah menjadi pengikut Tuhan kini. Paulus meminta Filemon bukan hanya mengampuni, tetapi juga menerima Onesimus menjadi saudara. Sebagai orang Kristen kita seharusnya mengampuni sebagaimana kita sudah diampuni (Mat. 6:12; Ef. 4:31-32). Pengampunan yang sejati adalah kita memperlakukan orang yang diampuni sebagaimana kita mau diperlakukan. Adakah seseorang yang Anda katakan Anda ampuni, tetapi sebenarnya masih membutuhkan kebaikan Anda?

Mari mengintronspeksi diri dan meniru teladan Kristus yang merendahkan diri-Nya dan berkorban hingga mati di kayu salib untuk mengampuni dosa kita. Kerendahan hati dan pengorbanan Kristus adalah teladan bagi kita untuk mau merendahkan hati di hadapan orang, yang mungkin tidak layak mendapatkannya. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA: Tuhan, ajar kami untuk mengasihi orang yang tak layak dikasihi.

Ayat Pendukung: Mzm. 37:1-17; Rut 1:1-18; Flm. 1:1-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...