Kematian Bukan Akhir

Matius 22:23-33

Belum ada komentar 519 Views

“Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup.” (Mat. 22:32)

Pernah dalam sebuah kesempatan seorang ibu bertanya kepada saya, “Pak, kelak di surga, apakah saya akan berjumpa dengan suami saya yang lebih dulu meninggalkan saya? Apakah kami saling mengenal?” Saya lalu menjawab ibu itu demikian: “Entah bu, saya tidak berani memastikan. Tetapi yang pasti, kelak di surga kita semua akan mengalami kebahagiaan melebihi semua pengalaman yang sudah kita alami dan rasakan di dunia ini.”

Jawaban saya kepada ibu itu berangkat dari penjelasan yang Tuhan Yesus berikan kepada orang-orang Saduki yang bertanya kepada-Nya. Menurut Yesus, pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan, melainkan hidup seperti malaikat di surga. Apakah malaikat saling mengenal? Mungkin ya, mungkin juga tidak. Tetapi yang pasti, malaikat tidak lagi memikirkan perkara duniawi yang terbatas. Malaikat ada dalam lingkup kuasa kasih Allah yang dipenuhi dengan kemuliaan dan sukacita surgawi.

Yesus juga melanjutkan bahwa Allah bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Ini menjadi janji yang berharga bagi kita, bahwa ternyata kematian bukanlah akhir dari segala-galanya. Ternyata Allah menghendaki kita hidup, walaupun kelak kita akan mengalami kematian. Biarlah kita mengamini bahwa kehidupan setelah kematian itu adalah kehidupan yang sungguh indah dalam lingkup kuasa kasih- Nya yang tidak pernah berakhir. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya Bapa, kami percaya bahwa kuasa kasih-Mu tidak dapat dihentikan oleh kematian. Hidupkanlah kami selalu dengan kasih-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 143; Yer. 32:1-9, 36-41; Mat. 22:23-33
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tidak Tinggal Dalam Gelap
    Yohanes 12:44-50
    Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan....
  • Dijaga Seperti Biji Mata
    Ulangan 32:1-10
    … Dikelilingi dan diawasi-Nya dia, dijaga-Nya seperti biji mata-Nya. (Ulangan 32:10b) Ada seseorang yang memiliki barang yang dianggapnya sangat...
  • Mencondongkan Hati Kepada Firman
    Mazmur 119:105-112
    Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) Pernahkah Saudara tersesat dalam kegelapan total? Mungkin saat...
  • ALLAH MENGASIHIMU
    Kejadian 29:31-35
    …”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. (Kejadian 29:35) Ada orang yang...
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...