Kemakmuran Tanpa Tuhan

Ayub 21:1-16

Belum ada komentar 69 Views

Sungguh, kemakmuran mereka tidak dalam tangan mereka sendiri! Rancangan orang fasik jauh dariku. (Ayub 21:16)

Ada seorang pedagang kaya yang selalu hidup mewah, tetapi tak pernah memperhatikan Tuhan dalam hidupnya. Ia berkata, “Aku tak membutuhkan Tuhan; semua yang aku capai adalah hasil usahaku.” Meski tampaknya hidupnya sukses, ada kekosongan dalam hatinya yang tak bisa ia isi. Kesejahteraan tanpa Tuhan terkadang tampak indah di luar, tetapi tidak memberikan ketenangan yang sejati.

Ayub merespons perkataan teman-temannya yang menyatakan bahwa penderitaan adalah akibat dari dosa. Ayub menantang pemahaman ini dengan menunjukkan bahwa orang jahat bisa hidup makmur tanpa hukuman dan tidak selalu mereka mengalami penderitaan. Ayat 16 menunjukkan sikap Ayub terhadap orang fasik yang hidup dalam kemakmuran tetapi tidak membutuhkan TUHAN. Meski mereka tampak sukses, Ayub menegaskan bahwa hidup mereka pada dasarnya tidak memiliki pegangan yang sejati.

Kita sering melihat orang-orang yang sepertinya berhasil dan makmur walaupun tidak mengandalkan Tuhan. Hal ini bisa membuat kita bertanya-tanya tentang keadilan Tuhan. Namun, Ayub mengingatkan kita bahwa kemakmuran tanpa Tuhan adalah kosong dan sementara. Jangan iri terhadap kesuksesan duniawi yang diraih tanpa Tuhan. Sebagai orang percaya, kita harus menyadari bahwa hidup sejati adalah hidup beriman yang melibatkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan, bahkan juga saat menghadapi tantangan dan penderitaan. [Pdt Sri Agus Patnaningsih]

DOA:
Ya Tuhan, kuatkan iman kami agar tidak mudah tergoda oleh kemakmuran duniawi yang tidak melibatkan Engkau. Amin.

Ayat Pendukung: Ayb. 21:1-16; Mzm. 33:12-22; Rm. 9:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...