Keluarga yang Mempersaksikan Sabda Allah

Keluarga yang Mempersaksikan Sabda Allah

1 Tesalonika1:1-10

Belum ada komentar 23 Views

Pada hakikatnya, “bersaksi tentang” atau “mempersaksikan” Sabda Allah tidak dapat dilakukan hanya di dalam ibadah, kebaktian kebangunan rohani, kelompok pemahaman Alkitab, atau di tengah persekutuan doa. Tentu amat menyejukkan dan membesarkan hati mendengarkan itu semua. Tetapi bila berbagai kesaksian itu tidak mengarah dan bertujuan ke luar, maka semua itu, meminjam kata-kata rasul Paulus, hanyalah “membangun diri sendiri”. “Mempersaksikan sabda Allah” mesti terjadi di luar, karena “bersaksi” pada prinsipnya dilakukan terhadap dunia, masyarakat, orang lain.

“Bersaksi tentang” atau “mempersaksikan” Sabda Allah juga pada hakikatnya tidak dilakukan hanya dengan kata-kata, khotbah, atau kisah diri yang mengesankan dan indah. Memang semua itu sedap dibaca dan didengar. Tetapi bila berbagai kesaksian itu tidak dibuktikan secara nyata, maka semua itu adalah “tong kosong nyaring bunyinya”. “Mempersaksikan sabda Allah” mesti terjadi melalui sikap hidup, kata-kata dan perbuatan nyata sehari-hari, terhadap dan di depan dunia, masyarakat, orang lain.

Keluarga Kristen dikehendaki Tuhan menjadi wadah orang percaya belajar dan bertumbuh “mempersaksikan sabda Allah”. Untuk itu keluarga mesti membudayakan “mengarah ke luar” secara nyata dalam sikap, kata-kata dan perbuatan.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bertobat dan Percayalah
    Dalam pembacaan Injil minggu ini, Yesus mengatakan empat hal yang sangat tajam dan jelas. Dua yang pertama adalah pernyataan...
  • Filipus dan Natanael
    Yohanes 1:43-51
    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat,...
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...