Kekurangan Menjadi Kelimpahan

Yohanes 2:1-11

Belum ada komentar 1214 Views

Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu mereka pun membawanya. (Yoh. 2:8)

Air anggur dalam tradisi umat Israel merupakan lambang sukacita, kehangatan dan penghormatan kepada para tamu yang hadir dalam pesta pernikahan. Kekurangan air anggur saat pesta berlangsung dianggap sebagai ketidakmampuan menjamu dan menghormati para tamu.

Mukjizat yang dilakukan Yesus, yakni mengubah air menjadi anggur merupakan media manifestasi kehadiran Allah di tengah pergumulan dan persoalan dua keluarga yang sedang melaksanakan pernikahan. Tanpa kehadiran Yesus, maka kedua keluarga yang menyelenggarakan pernikahan anak-anak mereka itu akan mengalami rasa malu yang tidak mudah dipulihkan. Kehadiran Kristus dan mukjizat yang dibuat-Nya menyelamatkan dua keluarga penyelenggara pesta itu dari rasa malu. Para tamu undangan dapat menikmati air anggur sebagai tanda sukacita atas berkat yang dinugerahkan Allah kepada kedua mempelai. Jadi, anggur juga merupakan simbol berkat sehingga ketersediaannya dalam pesta pernikahan sangat penting. Jika tidak memperoleh anggur, para tamu akan merasa tidak mendapat berkat dalam upacara pernikahan kedua mempelai tersebut.

Kehadiran Allah berkaitan dengan pemulihan dari rasa malu, yang berdampak secara psikologis dan sosial. Selaku umat percaya, kita diteguhkan bahwa pemeliharaan Allah akan terjadi, juga di tengah kekurangan. Kristus yang hadir dalam segala peristiwa kehidupan kita akan menjaga dan memelihara kita dengan setia. Di dalam Kristus, hidup kita mengalami kepenuhan meski di tengah keterbatasan materi dan fisik. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Kehadiran Kristus mengubah keadaan yang hambar menjadi manis.

Ayat Pendukung: Yes. 62:1-5; Mzm. 36:6-11; 1Kor. 12:1-11; Yoh. 2:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Perjumpaan Yang Membarui Kehidupan
    Yohanes 20:11-20
    Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu...
  • Engkau Milik-Ku dan Aku Milikmu
    Kidung Agung 5:9 - 6:3
    Aku milik kekasihku, dan kekasihku milikku….(Kidung Agung 6:3) Tuhan tidak hanya memanggilmu untuk datang, tetapi Ia juga membentangkan tangan-Nya,...
  • Berfokus Pada Allah, Bukan Pada Masalah
    Mazmur 16
    Aku selalu hidup berhadapan dengan TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku takkan goyah. Sebab itu hatiku bersukacita...
  • Hidup Dalam Kuasa Kebangkitan-Nya
    Matius 28:1-10
    “… Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku”. (Matius...
  • Kupuji Kebaikan-Mu Tuhan
    Keluaran 15:1-18
    “TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Dia telah menjadi keselamatanku. Dia Allahku, kupuji Dia, Dia Allah bapaku, (Keluaran 15:2) Pujian...