Kekudusan dan Kemuliaan

Yesaya 6:1-5

Belum ada komentar 119 Views

Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!” (Yes. 6:3).

Penampakan kemuliaan Allah kepada Yesaya terjadi pada tahun wafatnya Raja Uzia. Kitab 2 Raja-raja 15:3-4 menyebutkan Raja Uzia hidup benar di hadapan Tuhan. Namun, ia membiarkan rakyatnya berbakti kepada para dewa. Secara personal Uzia hidup benar di hadapan Allah, tetapi berkompromi dengan kecemaran. Akibatnya, Allah menghukum Uzia dengan penyakit kusta. Kemuliaan Raja Uzia lenyap karena ia tidak menghormati kekudusan Allah.

Raja Uzia memerintah sejak usia 16 tahun. Selama 52 tahun ia hidup saleh. “Namun demikian, bukit-bukit pengorbanan tidaklah dijauhkan. Bangsa itu masih mempersembahkan dan membakar korban di bukit-bukit itu” (2Raj. 15:4). Betapa berbahayanya kesalehan personal, tetapi tidak membawa dampak secara komunal dan sosial. Teofani Allah kepada Yesaya di Bait Allah menegaskan bahwa kekudusan dan kemuliaan Allah meliputi alam semesta. Karena itu, YHWH disapa sebagai Adonai Zebaot (Tuhan semesta alam). Bait Allah bukan sekadar tempat beribadah dan mempersembahkan kurban. Yang terutama, Bait Allah menjadi media yang menggerakkan setiap umat hidup benar di hadapan Allah dalam seluruh aspeknya.

Ritualitas tanpa spiritualitas kekudusan akan menjauhkan umat dari kemuliaan Allah. Allah menghendaki kita bersandar pada-Nya dan tidak berpaling kepada kuasa serta kemuliaan duniawi. Kekudusan di dalam Kristus memampukan kita memancarkan kemuliaan Allah. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Ritualitas tanpa spiritualitas tidak akan menghasilkan kesalehan sosial yang transformatif.

Ayat Pendukung: Mzm. 72; Yes. 6:1-5; Kis. 7:44-53
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tanda Yunus
    Matius 16:1-4
    “… Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda Yunus” (Matius 16:4b) Apa yang salah ketika seseorang meminta...
  • Kacang Merah Edom
    Kejadian 36:1-8
    Lalu menetaplah Esau di pegunungan Seir. Esau itulah Edom. (Kejadian 36:8) Dalam berbagai budaya, nama mengandung makna, harapan, dan...
  • Belajar Sejarah
    Mazmur 105:1-6, 16-22, 45b
    Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya….(Mazmur 105:5a) Selain Matematika, Sejarah merupakan mata pelajaran yang sering dikeluhkan oleh sebagian murid-murid sekolah....
  • Apa Yang Ada Padamu?
    Matius 15:32-39
    Kata Yesus kepada mereka, “Kamu punya berapa roti?” “Tujuh”, jawab mereka, “dan beberapa ikan kecil.” (Matius 15:34) Tim survei...
  • Pertolongan Tuhan Jauh Lebih Utama
    Kejadian 32:3-21
    Lepaskanlah kiranya aku dari tangan Esau, saudaraku, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu bersama...