Kejahatan Membenci Terang

Yohanes 3:14-21

Belum ada komentar 45 Views

“… barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu ….” (Yoh. 3:20)

Banyak kejahatan dilakukan pada malam yang gelap. Keadaan gelap dianggap dapat menyembunyikan kejahatan sehingga tidak diketahui orang. Sebaliknya, terang dihubungkan dengan Allah sebagai sumber kebaikan. Kedatangan Yesus selalu dihubungkan dengan terang. Injil Yohanes memberi kesaksian, “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya” (Yoh. 1:4-5).

Yohanes juga menegaskan bahwa Yesus harus ditinggikan supaya semua mata dapat melihat dan menjadi percaya pada-Nya. Yohanes membandingkan Yesus dengan “ular tembaga” yang ditinggikan oleh Musa, agar setiap orang Israel yang dipagut ular berbisa, namun melihat patung ular tembaga itu nyawanya tertolong dan selamat. Itu perintah Tuhan kepada Musa. Kisah ini mengungkapkan bahwa yang mematuhi perintah Tuhan ini, meskipun telah dipagut ular, nyawanya tertolong. Yang menyelamatkan nyawa bukan patung ular, melainkan iman kepada Tuhan yang memberi perintah.

Iman pada Tuhan sama sekali tidak menafikan perbuatan baik manusia. Karena Yesus itu terang yang telah datang ke dalam dunia, maka yang percaya pada-Nya harus menjauhi perbuatan jahat, dan melakukan perbuatan baik. Perbuatan baik itu bukan syarat untuk keselamatan, melainkan buah dari iman kepada Yesus, Sang Terang sejati. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Umat Kristus harus selalu berupaya melakukan kebaikan, dan menghindarkan kejahatan.

Ayat Pendukung: Bil. 21:4-9; Mzm. 107:1-3, 17-22; Ef. 2:1-10; Yoh. 3:14-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...