Kebangkitan-Nya Memulihkan dan Tinggal Sertaku

Belum ada komentar 34 Views

Kata Yesus kepadanya:”Ibu, mengapa engkau menangis ? Siapakah yang engkau cari ?…….. (15) Kata Yesus kepadanya: “Maria !” (16)

Kebangkitan Yesus digambarkan sebagai peristiwa yang tersembunyi !!! Yesus tidak bangkit dari kubur untuk memamerkan kemenangan dan sekaligus membuktikan kepada orang-orang yang menyalibkan-Nya bahwa diri-Nya benar. Namun hal yang sangat penting adalah Yesus bangkit untuk memberikan tanda kepada orang-orang yang mencintai dan mengikuti Dia, bahwa melalui kebangkitan dinyatakan kasih lebih kuat daripada kematian dan bahwa tugas perutusan-Nya sudah selesai dilaksanakan. Selanjutnya Ia memberikan tugas suci kepada para murid-Nya untuk memasukkan semua orang ke dalam hidup baru bersama Dia.

Dunia tidak menyadari. Hanya orang-orang yang Ia panggil dengan nama mereka masing-masing, orang-orang yang memecahkan roti bersama Dia, dan yang ia tinggali damai, sadar (terbuka mata hatinya) akan apa yang telah terjadi. Peristiwa yang tersembunyi dan yang hanya dapat dilihat dengan mata iman inilah yang membebaskan umat manusia dari belenggu kematian dan sekaligus memulihkan semangat para murid untuk melakukan tugas perutusannya di dunia ini. Pengalaman perjumpaan dengan Yesus yang dibangkitkan memulihkan semangat para murid untuk kembali mewartakan kabar sukacita bahwa kematian bukan akhir dari segalanya melainkan awal dari suatu kehidupan yang baru bersama Kristus. Adakah pengalaman dalam hidup kita sekarang ini yang dapat membantu kita untuk mencicipi hidup baru yang dijanjikan kepada kita ?

Doa : “Tuhan tinggallah sertaku supaya aku punya pengalaman kebangkitan yang memulihkan semangatku untuk memanggil yang lain datang kepada- Mu. Amin.”

[TT]

 

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...