anggota keluarga

Rumah Kita : Mengingat Kebaikan Tuhan Melalui Anggota Keluarga

Lukas 17:11-19

Belum ada komentar 175 Views

Apakah suami atau isteri atau anak atau orangtua adalah ‘berkat’ buat anda? Banyak orang melihat kehadiran anggota keluarga sebagai sesuatu yang memang harus terjadi tanpa menghayatinya sebagai ‘berkat’ yang Tuhan sudah karuniakan. Akibatnya, relasi di antara anggota keluarga tidak diwarnai dengan perasaan syukur. Kalau relasi baik, ya memang seharusnya, tetapi kalau relasi jelek, maka kehadiran anggota keluarga dengan mudah dilihat sebagai ‘masalah’.

Tidak ada yang salah dengan 9 orang kusta yang tidak kembali kepada Yesus. Mereka mengikuti perintah Yesus yang meminta mereka pergi kepada para imam. Tetapi ada yang istimewa dengan 1 orang kusta yang kembali kepada Yesus. Ia melihat peristiwa penyembuhannya sebagai ‘berkat’ yang harus direspon dengan syukur dan memuliakan Allah. Bukan hanya fisiknya dibaharui, tetapi juga hatinya dibaharui. Indah bukan?

Melalui 1 orang kusta ini, kita diajak untuk melihat apa yang ada di sekitar kita dengan cara baru. Sesungguhnya, apa yang ada disekitar kita, entah itu udara yang segar, kehadiran para sahabat, anggota keluarga dan banyak lainnya adalah ‘berkat’ yang Tuhan limpahkan kepada kita. Karena itu bersyukurlah atas semua itu. Dengan bersyukur, kita akan semakin dekat dengan Tuhan dan pada gilirannya kita akan semakin didekatkan dengan sesama kita, termasuk ‘anggota keluarga’.

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Berjumpa SANG RAJA dalam Kehinaan
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24; Mazmur 95:1-7; Efesus 1:15-23; Matius 25: 31-46
    Skenarionya, bukan saya mengerti apa yang saya lakukan, melainkan saya melakukan suatu perbuatan itu -baik atau jahat- sebagai sesuatu...
  • Kepercayaan Dan Tanggung Jawab
    MATIUS 25: 14-30
    “Wenn Gott einmal bei der Arbeit erwischt hat, dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.” (Sekali Tuhan mendapati...
  • Allah itu Besar Kita itu Kecil
    I Tesalonika 4: 13-18
    Setelah manusia mati, kemana? Konsep Surga atau Rumah Bapa menjadi misteri bagi banyak orang di Tesalonika, yang sebagian berasal...
  • Keadilan Tuhan Dinyatakan
    Mikha 3:5-12; Mazmur 43; 1 Tesalonika 2:9-13; Matius 23:1-12
    Mengapa Tuhan Yesus pada akhir hidup-Nya di Kayu Salib berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa...
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
Kegiatan