Kaum Marginal

Lukas 14:12-14

Belum ada komentar 87 Views

“Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.” (Luk. 14:13)

Kaum “marginal” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia menunjuk pada orang-orang terpinggirkan dari kehidupan sosial yang ada di sebuah masyarakat. Yesus mendeskripsikan kaum marginal sebagai orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta. Mereka mengalami kondisi yang tidak menguntungkan dan tidak berdaya. Dalam praktik, mereka tidak memiliki akses untuk mencari nafkah, pendidikan, kesehatan, dan fasilitas pendukung.

Dalam relasi sosial, kaum marginal sering dipandang sebelah mata. Mereka diabaikan. Kaum marginal sering tidak diingat sehingga tidak diundang manakala anggota keluarga, kerabat atau teman mengadakan perjamuan. Warga Kerajaan Allah harus berlaku sebaliknya. Kaum marginal wajib diperhatikan dan diundang pula. Kaum marginal tidak akan bisa membalas kebaikan yang diterimanya dengan apa yang ada padanya. Allah sendirilah yang akan membalas kebaikan dan kemurahan terhadap orang marginal.

Relasi sosial kita sering dibangun secara transaksional: apabila menguntungkan kita pedulikan. Kita melupakan satu aspek fundamental bahwa sesama bukanlah barang. Mereka adalah “wajah-wajah Kristus” yang terluka dan terabaikan. Dalam realitas, kaum marginal meliputi pula kelompok minoritas dan orang asing. Mereka juga membutuhkan sentuhan kasih, penghargaan dan keadilan. Sikap mengabaikan terhadap kaum marginal berarti mengabaikan kehadiran Kristus. Iman harus dipraktikkan dengan solidaritas sosial dengan mereka yang termarginalisasikan. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Kristus, buatlah kami memiliki kepekaan kepada setiap sesama yang termarginalisasikan dengan membantu dan memedulikan mereka. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 116:1-4, 12-19; Yes. 25:6-9; Luk. 14:12-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Masih Diberi Kesempatan
    Matius 12:15-21
    Yesus mengetahui hal itu lalu menyingkir dari sana. (Matius 12:15) Ayat nas di atas membuka bacaan kita hari ini....
  • Di Balik Alasan
    Yeremia 1:4-10
    Maka aku menjawab, “Ah, Tuhan ALLAH, sesungguhnya aku tidak pandai bicara….” Akan tetapi, TUHAN berfirman kepadaku…”Jangan takut kepada mereka,...
  • UPS AND DOWNS
    Mazmur 89:5-37
    Maka Aku akan menghukum pelanggaran mereka dengan gada… Tetapi, kasih setia-Ku tidak akan Kutarik darinya….(Mazmur 89:33,34) Jika kita beranggapan...
  • Pentingnya Berlatih
    Kisah Para Rasul 9:19b-31
    “… karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” (Matius 3:15) “… tetapi bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak- Mulah yang...
  • Beneran Bertobat?
    Kisah Para Rasul 9:19b-31
    Saulus tinggal bersama mereka di Yerusalem, dan dengan berani mengajar dalam nama Tuhan. (Kisah Para Rasul 9:28) “Sekali lancung...