Kasih yang tidak membeda-bedakan

Kisah Para Rasul 10: 44-48; Mazmur 98; I Yoh.5: 1-6; Yohannes 15: 9-17

Belum ada komentar 4331 Views

Keselamatan yang merupakan ungkapan kasih Allah adalah hadiah dari Tuhan kepada setiap orang tanpa membedakan latar belakangnya budaya, pemikiran bahkan keyakinannya. Hal ini tercermin dari bacaan kita hari ini, yang menggambarkan situasi jemaat mula-mula, yang pada awalnya hanya membatasi diri bahwa ‘keselamatan’ hanya diberikan pada orang-orang Yahudi yang telah dibaptis dan menerima Kristus dalam hidupnya. Pola pikir yang dibatasi dinding-dinding penyekat seperti ini ternyata membatasi pekerjaan Roh Kudus yang bebas untuk hadir dalam kehidupan setiap orang, apakah ia seorang Yahudi atau non Yahudi, seorang yang sudah dibaptis dan menerima Kristus atau yang belum dibaptis dan bahkan yang belum mengenal Dia sama sekali. (ay.43-48)

Berita tentang Roh Kudus yang dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain, meruntuhkan sikap diskriminatif orang-orang Yahudi, dan sekaligus memberikan pengharapan bagi Kornelius dan orang-orang non Yahudi lainnya untuk menerima Injil yang diberitakan dan menyediakan diri mereka untuk dibaptiskan.

Pesan penting untuk direnungkan dan dijalankan dalam kehidupan sebagai murid Kristus adalah:

  • Kasih Allah yang menyelamatkan umat manusia tidak pernah didasarkan pada pembedaan-pembedaan terhadap kelompok orang dalam masyarakat.
  • Bagaimana Allah bekerja dan apa yang harus dilakukanNya semata-mata karena memang kehendak Allah yang bebas untuk mengasihi bangsa-bangsa di dunia (Mazmur 98: 2 dan 3).
  • Belajar terbuka dan peka memahami karya Roh Kudus, merupakan kesempatan untuk memahami karya Allah di dunia ini.

Semua tindakan yang tanpa batas ini adalah ungkapan kasih Allah untuk menyelamatkan setiap orang apa pun latar belakangnya, bersediakah Anda juga berpartisipasi di dalamnya?

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Rumah Tanpa Alibi
    Matius 22:34-46
    Dalam bacaan ini, Yesus menghadapi pertanyaan dari orang-orang Farisi dan kemudian bertanya tentang identitas Mesias. Percakapan tersebut mengajak kita...
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...