Kasih: pemberian diri seutuhnya

Kasih: pemberian diri seutuhnya

Belum ada komentar 76 Views

Ada ungkapan: “Dalam dunia yang tidak begitu peduli, orang kristen harus lebih peduli”. Mengapa? Karena kita sudah mendapatkan teladan kasih dari sahabat kita: Yesus. Ia peduli kepada kita, orang yang berdosa. Ia memberikan diriNya buat menebus dosa kita. Melihat orang yang peduli pada sesama dan berkorban bagi sesama, membuat saya melihat Yesus dalam diri orang itu.

Hari ini kita membuka bulan keluarga, sekaligus merayakan perjamuan kudus. Kembali diingatkan kepada kita, akan kasih sahabat kita: Yesus. Ia memberikan diriNya seutuhnya di kayu salib. Lalu bagaimana relasi kasih kita dengan sesama anggota keluarga? Apakah kita rela berkorban buat yang lain, atau malahan menuntut yang lain berkorban buat kita? Bagaimana juga relasi kasih kita dengan sesama?

Ada ungkapan lain: “Semakin dekat anda kepada Allah, semakin besar hati anda untuk sesama”. Semoga melalui perjamuan kudus hari ini, kita semakin didekatkan pada sesama kita dan anggota keluarga kita.

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yang jauh menjadi dekat
    Surat Filemon ini adalah hadiah buat Gereja di sepanjang abad dan tempat. Jadi bukan hanya surat pribadi dari seorang...
  • Dibutakan Untuk Melihat
    Kisah Para Rasul 9:1-18
    Saulus tiba-tiba tidak dapat melihat, matanya buta. Apa penyebabnya? Dalam Kisah Para Rasul 22:11, Rasul Paulus menceritakan bahwa suatu...
  • Kasih Yang Melampaui Aturan
    Suatu siang terjadi percakapan antara seorang Ibu pedagang gado-gado dan seorang Ibu pembeli gado-gado di sebuah warung. Tukang gado-gado...
  • Keteguhan Hati
    Pernahkah saudara merasa Tuhan tidak mau menjawab doa-doa saudara? Saudara memohon pertolongan Tuhan untuk menyembuhkan seseorang yang sakit atau...
  • Jerih Payah Yang Tidak Sia-sia
    Wahyu 14:12-13
    Kata jerih payah artinya berupaya dengan sungguh-sungguh untuk sesuatu hasil yang maksimal. Rasul Yohanes menggunakan kata jerih Lelah dalam...