Kasih Menerangi Segala Hukum

Matius 22:34-46

Belum ada komentar 90 Views

“Pada kedua hukum inilah bergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Mat. 22:40)

Hukum adalah perangkat yang mengikat manusia demi berlangsungnya suatu tatanan kehidupan masyarakat dalam konteks tempat dan waktu tertentu. Hukum dibuat oleh manusia untuk kehidupan bersama yang baik dan tertata. Namun demikian, hukum ternyata dapat “diatur” atau “diperlakukan” oleh orang atau kelompok tertentu demi kepentingan diri atau kelompok mereka itu. Itulah sebabnya muncul istilah “hukum dapat tajam ke bawah (ke orang yang lemah), tumpul ke atas (orang yang kuat, yang ‘mengatur’ hukum demi kepentingannya sendiri). Jadi, mesti ada prinsip yang lebih utama dari hukum. Prinsip itu adalah kebenaran dan keadilan.

Demi kehidupan bersama, Yesus menegaskan satu prinsip terutama, yang menerangi segala hukum. Prinsip itu ialah kasih. Itulah pesan yang disampaikan Tuhan Yesus kepada orang Farisi yang bertanya tentang hukum terutama dalam Taurat, Yesus berkata, “Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu … Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Melalui penegasan itu, Yesus mengajak umat Allah untuk mengutamakan kasih dalam hidupnya. Dengan perbuatan kasih kepada Allah dan sesama, dimulai dengan kasih kepada diri sendiri, terwujudlah damai sejahtera dalam kehidupan bersama. Prinsip kasih yang dinyatakan Tuhan Yesus tidak bertentangan dengan hukum yang ada, tetapi menerangi hukum yang ada demi kehidupan bersama yang damai sejahtera. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

DOA:
Ya Allah, ajarlah aku untuk senantiasa mewujudkan kasih dalam hidupku demi kehidupan bersama yang damai sejahtera. Amin.

Ayat Pendukung: Ul. 34:1-12; Mzm. 90:1-6, 13-17; 1Tes 2:1-8; Mat. 22:34-46
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tak Gentar Oleh Ketakutan
    Ayub 39:13-25
    Ia menertawakan kedahsyatan dan tak pernah ketakutan; ia pantang mundur menghadapi pedang. (Ayub 39:25) Bayangkanlah seekor kuda perang dalam...
  • Suara Tuhan Di Tengah Badai
    Mazmur 29
    Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak. (Mazmur 29:4) Bayangkanlah sebuah kapal kecil di tengah laut lepas. Awan...
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...