Kasih Itu Tidak Cari Muka

Yakobus 2:8-13

Belum ada komentar 135 Views

Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran. (Yak. 2:9)

Ada sebuah istilah dalam bahasa gaul Indonesia, yaitu “carmuk” atau “cari muka.” Istilah itu mau menunjukkan satu perilaku seseorang yang melakukan kebaikan kepada orang tertentu, misal kepada atasannya, tapi ia lakukan itu hanya untuk mendapat pujian dari atasannya. Orang itu disebut “cari muka” kepada atasannya. Tindakan yang ia lakukan berangkat bukan dari ketulusan, melainkan dari mencapai kepentingannya sendiri.

Penulis Yakobus menyampaikan nasihat tentang praktik kasih yang seharusnya dikerjakan secara tulus dan serius. Kasih itu nyata melalui perbuatan baik yang sungguh-sungguh dan tanpa cari muka atau memandang muka. Praktik kasih dalam ketulusan dan tanpa memandang muka berlaku bagi semua orang dan ditujukan kepada semua orang. Praktik kasih itu pun menerangi dan mengutuhkan hukum Taurat, sehingga orang tidak dapat mengabaikan satu bagian dari hukum Taurat (ay. 11).

Nasihat Yakobus pun berlaku bagi kita, murid Kristus, yang hidup di tengah masyarakat majemuk dan sibuk oleh rupa-rupa pekerjaan. Karena tuntutan dan godaan dunia zaman now, kita mungkin lebih sering mengedepankan kepentingan diri daripada kepentingan banyak orang, dan lebih bersikap “mengejar berkat” daripada “meneruskan berkat.” Itulah sebabnya kasih kita menjadi dingin dan kehidupan bersama jadi rusak. Kalau itu terjadi, nasihat Yakobus ini sungguh harus kita perhatikan dan kerjakan: praktikkan kasih secara tulus dan serius! [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

DOA:
Ya Kristus, Engkau mengerjakan kasih secara tulus dan serius melalui hidup-Mu. Kiranya aku mampu meneladani-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:41-48; Bil. 33:38-39; Yak. 2:8-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....