Kasih Itu Memberi

1 Yohanes 2:7-17

Belum ada komentar 716 Views

Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang. (1Yoh. 2:9)

Apakah kasih? Dalam Alkitab bahasa Inggris kasih diartikan memberi, lemah lembut dan sebagainya. Alkitab bahasa Indonesia mengartikan kasih sebagai memberi. Bayangkan Anda mengatakan kasih sementara mengulurkan tangan kepada lawan bicara Anda. Kasih adalah memberi; kasih selalu memberi.

Saya sering mendengar jemaat yang berkonflik mengatakan, “Saya tidak mau memaafkan, kalau ia tidak meminta maaf.” Pertanyaan saya ialah, apakah ketika orang yang berkonflik dengannya meminta maaf, ia bisa serta merta memaafkan? Perintah untuk saling mengasihi adalah perintah lama dan juga baru. Lama, sebab sudah ada sejak Perjanjian Lama (Im. 19:18). Baru karena Yesus menjelaskannya secara radikal (Yoh. 13:34-35). Di dalam kekristenan, kasih tidak diekspresikan dengan menunjukkan hormat saja; kasih juga diekspresikan melalui pengorbanan dan pelayanan (Yoh. 15:13).

Kasih adalah selfless giving. Ego kita menjadi kurang dan sekunder. Kita bisa menjangkau siapa saja termasuk musuh. Kasih akan menjadi senjata utama untuk menyatukan dan menjadi identitas yang paling nyata dari komunitas Kristen. Kasih menjadi lampu yang memimpin kita untuk berjalan di dalam terang karena kita tidak bisa bertumbuh secara spiritual ketika kita membenci orang lain. Relasi kita dengan Tuhan akan menghasilkan relasi yang baik dengan sesama. Ingin mengasihi Tuhan? Kasihilah sesamamu! [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA: Tuhan ajar aku mengasihi semua orang, juga mereka yang tidak mengasihiku.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:1-8; Im. 26:34-46; 1Yoh. 2:7-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...