Kasih dan Setia

Amsal 3:1-12

Belum ada komentar 1790 Views

Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu. (Ams. 3:3)

Salah seorang dosen di Fuller Theological Seminary, USA memiliki seorang istri yang menderita multiple sclerosis. Ini adalah penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat, terutama otak, saraf tulang belakang, dan saraf mata. Penderitanya mati secara perlahan-lahan, bisa sampai puluhan tahun. Dosen itu sudah mengetahui keadaan calon istrinya sejak mereka masih pacaran. Namun, toh demikian, ia tetap mencintai istrinya sampai dipanggil Tuhan, setelah lebih dari 40 tahun mereka menikah.

Amsal mengingatkan supaya kita memiliki kasih dan setia dalam hubungan kita dengan Tuhan maupun sesama kita. Kasih adalah cinta yang kita berikan kepada seseorang karena orang tersebut memiliki sesuatu yang kita inginkan. Kita mengasihi Tuhan karena Ia memberkati dan melindungi kita. Kita mengasihi sesama kita karena kita tidak mungkin bisa hidup sendiri di dunia ini.

Tetapi kasih saja tidak cukup. Kita juga membutuhkan setia, yaitu komitmen. Dalam bahasa aslinya emeth adalah istilah dari mana kita mendapatkan kata amin, yang sesungguh- sungguhnya. Kasih harus diimbangi dengan kesetiaan, komitmen. Setia adalah cinta yang sungguh-sungguh, yang kita berikan kepada seseorang, meskipun orang tersebut tidak memiliki apa yang kita inginkan. Kita setia pada Tuhan, meskipun sering kali kita tidak bisa memahami jalan Tuhan. Kita juga setia pada para sahabat kita, meskipun terkadang kita terluka. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Tanpa kasih, maka yang ada hanyalah pengorbanan. Tetapi tanpa setia, maka yang ada adalah egoisme. Keduanya harus ada seiring.

Ayat Pendukung: Mzm. 110; Ams. 3:1-12; Yak. 4:11-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Penyesalan Yang Tulus
    Mazmur 106:1-6, 19-23
    Kami dan nenek moyang kami telah berbuat dosa, kami telah bersalah, telah berbuat fasik. (Mazmur 106:6) Ada ungkapan bahwa...
  • Bahaya Betah Dengan Kekuasaan
    Yohanes 11:45-57
    Mulai hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia. (Yohanes 11:53) Kekuasaan—lebih tepatnya, persoalan kepada siapa kekuasaan untuk memimpin dipercayakan...
  • Jangan Salah Jalan
    Ulangan 5:22-6:3
    Segenap jalan yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, haruslah kamu jalani, supaya kamu hidup dan baik keadaanmu serta tinggal...
  • Setia Walau Dicemooh
    Mazmur 119:49-56
    Orang congkak mencemooh aku habis-habisan, tetapi aku tidak menyimpang dari Taurat-Mu. (Mazmur 119:51) Rudi adalah salah satu dari sedikit...
  • Bukan Otomatis
    Matius 21:33-46
    Sebab itu, Aku berkata kepadamu bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari kamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang...