Kasih dan Kesetiaan Tuhan

Mazmur 117

Belum ada komentar 76 Views

Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya! (Mzm. 117:2)

Mazmur 117 adalah pasal paling pendek dalam Alkitab. Pasal itu terdiri atas dua ayat saja. Namun, ketika kita merenungkan kedua ayat itu kita akan menyadari Mazmur ini berbicara tentang perkara yang sangat luas.

“Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya”. Ada dua hal penting yang dinyatakan pemazmur 117, yaitu kasih dan kesetiaan Tuhan. Bagi pemazmur, kasih dan kesetiaan Tuhan tak dapat dipisahkan: kasih Tuhan itu hebat dan kesetiaan-Nya tak berkesudahan. Pemazmur menyatakan bahwa Tuhan adalah sahabat yang selalu hadir di sepanjang perjalanan hidup, bahkan di sepanjang kehidupan umat Israel. Ketika ia dekat dengan Tuhan, Tuhan dekat dengannya. Ketika ia jauh dari Tuhan, Tuhan tetap dekat kepadanya. Itulah maksud “kesetiaan-Nya untuk selama-lamanya.” Karena merasakan kasih Tuhan yang hebat dan kesetiaan Tuhan yang tak berkesudahan, pemazmur berseru: “Haleluya!” Inilah seruan yang keluar dari hati yang bersyukur dan bersukacita. Rasa syukur dan sukacita atas kasih dan kesetiaan Tuhan mendorongnya untuk hidup memuliakan Tuhan.

Perjalanan hidup kita di dunia memang berliku-liku dan berbatu-batu. Ada banyak tantangan dan pergumulan yang kita hadapi. Pemazmur mengingatkan kita bahwa kasih Tuhan itu hebat dan kesetiaan-Nya tak berkesudahan. Bersyukur dan bersukacitalah selalu dalam hidup ini. Pujilah dan megahkanlah Tuhan di sepanjang perjalanan hidup kita. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

REFLEKSI:
Hidup dalam kasih dan kesetiaan Tuhan adalah hidup yang menyatakan syukur senantiasa.

Ayat Pendukung: Mzm. 117; Yer. 30:18-24; Why. 22:8-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Allah yang Tak Terbatas
    Roma 15:14-21
    … karena kasih karunia yang telah dianugerahkan Allah kepadaku … aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan...
  • INTROSPEKSI
    1 Tesalonika 4:1-12
    Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus. Karena itu siapa yang menolak ini...
  • Jangan Munafik!
    Matius 3:1-12
    “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan...
  • KEADILAN
    Mazmur 72:1-7, 18-19
    Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu...
  • Followers atau Friends?
    Kisah Para Rasul 13:16-25
    Di dunia media sosial kita mengenal istilah followers dan friends. Keduanya terdengar mirip, tetapi berbeda makna. Followers adalah orang-orang...