Kasih: Berani Berbagi

2 Korintus 8:7-15

Belum ada komentar 615 Views

Salah satu mitos yang paling bandel bertahan di dalam benak banyak orang Kristen adalah bahwa seseorang haruslah kaya untuk dapat memberi dan berbagi. Mitos ini sangat keliru, sebab hidup yang bersedia berbagi tidak berbanding lurus dengan seberapa besar dan banyak kita memiliki sesuatu. Dalam kenyataannya, begitu banyak orang yang dalam ukuran sosial tidaklah berkelimpahan, namun mampu dan mau memberi di dalam kekurangannya. Sebaliknya, tidak sedikit orang yang melimpah-limpah dalam ukuran sosial ternyata tak pernah merasa cukup, dan karenanya tak pernah mampu dan mau memberi dan berbagi.

Ibu Teresa pernah berkata, “Yang penting bukanlah berapa banyak kita memberi, namun berapa banyak cinta yang kita bubuhkan lewat pemberian kita.” Atau juga, kita perlu diingatkan oleh ucapan Amy Carmichael, “Engkau dapat memberi tanpa mencintai, namun engkau tidak dapat mencintai tanpa memberi.”

Sapaan Paulus kepada jemaat di Korintus setepatnya ingin mengikatkan pemberian pada cinta kasih. Ia memperhadapkan kepada jemaat Korintus yang relatif kaya apa artinya konsep “kaya” secara Kristiani. Kaya bukan diukur dari berapa banyak mereka dapat dan peroleh, namun dari berapa mau dan mampu mereka memberi. Untuk itu, Paulus memakai ungkapan yang sangat khusus: “kaya dalam pelayanan kasih” (ay. 7). Inilah konsep “kaya” di dalam kekristenan.

Anda ingin kaya? Simak baik-baik bacaan kita minggu ini. Dan mulailah belajar menjadi “kaya dalam pelayanan kasih” … mulai hari ini.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Peace Maker or Peace Lover
    Saudara, ada banyak peristiwa yang terjadi belakangan ini. Berbagai bencana alam yang baru-baru saja terjadi seolah menambah rangkaian permasalahan...
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...