Karunia Allah Tak Dapat Dibeli

Kisah Para Rasul 8:9-25

Belum ada komentar 77 Views

Simon sendiri juga menjadi percaya, dan sesudah dibaptis, ia senantiasa bersama-sama dengan Filipus, dan takjub ketika ia melihat tanda-tanda dan mujizat-mujizat besar yang terjadi. (Kis. 8:13)

Ada satu kutipan dari George Lorimer, seorang jurnalis abad ke- 19 dari Amerika: “Adalah baik untuk memiliki uang dan segala hal yang dapat dibeli dengan uang, tetapi adalah juga baik, untuk terkadang mengecek dan memastikan bahwa engkau tidak kehilangan hal-hal yang tak dapat dibeli dengan uang.”

Simon adalah seorang penyihir terkenal di Samaria. Ia bertobat setelah mendengar Filipus memberitakan kerajaan Allah. Ia percaya, dibaptis, dan mengikuti Filipus. Namun, ia belum memahami makna kerajaan Allah baginya. Yang ada dalam pikirannya adalah uang yang didapat ketika melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia hendak membayar Petrus dan Yohanes agar dapat membuatnya memiliki kuasa saat menumpangkan tangan. Simon salah mengerti makna dari karunia Allah. Ia berpikir bahwa karunia Allah itu adalah hal menakjubkan yang dapat dibeli dengan uang. Jika ia mendapat kuasa dalam penumpangan tangan, maka ia membayangkan uang yang dapat ia terima dari orang-orang yang takjub kepadanya. Pemikirannya itu mendapat teguran dari Petrus yang membuat Simon menjadi takut.

Ada hal-hal yang dapat dibeli dengan uang. Namun, hal- hal yang berharga dalam hidup ini justru adalah hal-hal yang tak dapat dibeli dengan uang. Karunia Allah adalah pemberian Allah. Anugerah. Tak dapat dibeli dengan apa pun. Diberikan oleh Allah kepada orang-orang yang berkenan kepadanya. Pastikan Anda memiliki hal itu. [Pdt. Novita Sutanto]

DOA:
Tuhan, ajar kami menghargai hal-hal yang berharga dalam hidup kami, yang tak dapat dibeli dengan uang. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 22:26-32; Am. 8:11-13; Kis. 8:9-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....