Karena Kasih Setia-Nya

Mazmur 107:1-7, 33-37

Belum ada komentar 77 Views

Bersyukurlah kepada TUHAN sebab Ia baik! Bahwasannya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (Mzm. 107:1)

Gereja-gereja Protestan mengenal 31 Oktober sebagai Hari Reformasi. Dari sejarah Gereja, kita tahu, pada 31 Oktober 1517, Martin Luther, pelopor Reformasi, menulis kepada Uskup Agung Albrecht sebuah protes tentang penjualan surat indulgensi atau surat pengampunan dosa. Dalam protesnya itu, Luther menyertakan salinan yang kemudian dikenal sebagai 95 dalil Luther. Tulisan 95 dalil Luther segera diterjemahkan dari bahasa Latin ke bahasa Jerman, kemudian dicetak dan disebarkan ke seluruh Jerman dan wilayah lainnya di Eropa. Sejak itulah gejolak Reformasi berlangsung dalam kehidupan Gereja.

Protes Martin Luther soal penjualan surat pengampunan dosa sebenarnya berdasarkan pada pemahaman tentang hanya anugerah Allah yang menghapus dosa manusia dan yang menyelamatkan dunia. Sola gratia! Hanya anugerah! Itulah yang diserukan oleh Luther untuk mengingatkan bahwa manusia, juga Gereja, tidak mampu menghapus dosa dan menyelamatkan dunia. Manusia adalah subjek yang diselamatkan oleh Allah, dan Gereja adalah satu persekutuan dari umat yang telah ditebus dari dosa. Oleh karena anugerah kasih dan kebaikan Allah saja, manusia dan juga Gereja menikmati dan menghidupi keselamatan dari Allah. Kita semua adalah orang-orang yang dikumpulkan dan ditebus-Nya.

Jadi, seperti dinyatakan pemazmur 107:1, marilah kita bersyukur selalu kepada TUHAN, sebab Ia baik! Karena kasih setia-Nya, kita hidup memperoleh keselamatan dan kehidupan kekal bersama-Nya. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

DOA:
Aku mau selalu bersyukur, ya Allah, atas anugerah keselamatan yang telah Engkau limpahkan bagi hidup kami di dalam Kristus Yesus. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 107:1-7, 33-37; Yos. 2:15-24; Mat. 23:13-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Allah Yang Menilai
    Mazmur 75
    “Apabila Aku menetapkan waktunya, Aku sendiri akan menghakimi dengan kebenaran.” (Mzm. 75:3) Dalam acara pencarian bakat, keberadaan juri penting....
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...