Kantong Yang Baru

Lukas 5:33-39

Belum ada komentar 55 Views

“Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula.” (Luk. 5:38)

Isi yang berkualitas sangat penting. Namun, isi tersebut akan terbuang percuma jika tempat penampungnya usang dan lapuk. Isi dan wadah merupakan satu kesatuan. Wadah perlu diperbarui dahulu agar mampu menampung nilai-nilai kekekalan dan kekudusan. Merupakan salah kaprah ketika spiritualitas dimaknai hanya pada bagian nilai-nilai rohani, terlepas dari kesehatan fisik. Padahal, spiritualitas senantiasa bersifat utuh dan menyeluruh.

Dalam hidup sehari-hari, bibit yang unggul tidak akan tumbuh apabila tanah belum diolah dan dipupuk. Pengetahuan yang bermanfaat tidak dapat dicerna bilamana pikiran dan hati para siswa tidak disiapkan lebih dahulu. Kesiapan ladang hati sangat penting untuk menerima benih-benih kebenaran. Hati manusia perlu diperbarui dahulu agar mampu menerima kebenaran ilahi. Tanpa pembaruan diri, orang-orang dunia hanya mampu mengkritisi kebenaran Injil dari sudut lahiriah belaka, misalnya ritual berpuasa (Mrk. 2:18).

Mengganti “kantong yang lama” menjadi baru bukan sekadar tindakan teknis. Perubahan “kantong” tersebut berkaitan dengan pembaruan mindset. Dengan paradigma yang baru, setiap umat seharusnya mampu memiliki kapasitas rohani yang transformatif. Cara pandang itu memampukan setiap umat untuk mengalami hidup yang berarti dan jauh dari kehampaan. Bukti iman kepada Kristus ditandai oleh cara pandang yang baru sehingga kita melihat dari perspektif ilahi. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Ajaran Kristus akan membawa pembaruan, jikalau kantong hati kita juga telah dibarui.

Ayat Pendukung: Mzm. 145; Kid. 4:9-5:1; Luk. 5:33-39
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • TANDA SALIB
    Matius 12:38-42
    … demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. (Matius 12:40b) Udin merasa...
  • Tidak Ada Yang Kebetulan
    Kejadian 29:9-14
    Selagi ia berbicara dengan mereka, datanglah Rahel dengan kambing domba ayahnya, sebab dialah yang menggembalakannya. (Kejadian 29:9) Banu sedang...
  • Kasih Bagi Ribuan Generasi
    Mazmur 105:1-11,45b
    Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang ditetapkan-Nya bagi seribu generasi. (Mazmur 105:8) Sore itu, di teras rumahnya,...
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...