Kami telah melihat Tuhan

Yohanes 20:24-29

Belum ada komentar 118 Views

“Kami telah melihat Tuhan”…wow, coba perhatikan kata ‘kami’. Sekelompok mayoritas yang begitu yakin! Bandingkan dengan Thomas yang sendirian. Minoritas! Ah, si peragu ini…abaikan saja!! Begitukah?? Apalagi ketika pernyataan Thomas itu sungguh berlawanan dengan pernyataan mayoritas! Gilas saja!! Orang jawa mengatakan: ‘ilang-ilangan endog siji’, Cuma hilang satu telur, tidak masalah.

Ternyata kisahnya tidak begitu. Thomas tidak ditolak oleh mayoritas! Ia bersama mereka meskipun ada pada posisi berbeda. Yang lebih menarik, Yesus datang untuk melayani Thomas secara pribadi. Yesus ingin agar Thomas menjadi bagian dari mereka yang sudah melihat Tuhan.

Dalam hidup beriman, selalu ada orang-orang yang seperti Thomas. Mereka bergerak dengan basis data dan memang tidak mudah percaya. Yohanes secara sengaja memunculkan kisah Thomas ini untuk mengajarkan kepada kita: ‘bahwa orang seperti Thomas ini tetap adalah saudara kita’. Mereka harus dibantu untuk bisa meyakini kebenaran bersama. Lihatlah, bahkan Yesus sendiri datang secara pribadi kepada Thomas.

Ah…alangkah indahnya ketika si peragu pada akhirnya bisa ikut berkata: “Kami sudah melihat Tuhan!”

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Serupa Dengan-Nya
    Yohanes 15: 1-8
    Apa yang akan kita katakan ketika seseorang bertanya kepada kita, “Siapakah Anda?” Pertanyaan ini sederhana namun setiap orang bisa...
  • Akukah Domba Yang Baik?
    Saudara, sepenggal kisah dari Yohanes 10:11-18 menceritakan suatu hubungan antara gembala dengan domba yang digembalakan. Yesus adalah sang Gembala...
  • Peace Maker or Peace Lover
    Saudara, ada banyak peristiwa yang terjadi belakangan ini. Berbagai bencana alam yang baru-baru saja terjadi seolah menambah rangkaian permasalahan...
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...