Jiwaku memuliakan Tuhan

Lukas 1:46-55

Belum ada komentar 1935 Views

Hidup kadang menghadapkan kita dengan situasi sulit seperti Maria. Dalam konteks agama dan sosialnya waktu itu, apa yang dihadapi Maria (hamil sebelum nikah) bukan saja membuatnya tidak nyaman namun juga membawanya pada bahaya. Yang menarik, Maria menghadapi semua itu dalam konteks panggilannya. Jadi, panggilan Tuhanpun kadang bisa menghadapkan kita pada situasi sulit seperti Maria.

Pertanyaannya, bagaimana bisa memuliakan Tuhan dalam situasi seperti itu? Bagaimana bisa bergembira? Kata kuncinya adalah iman! Mari kita perhatikan ungkapan Maria: “…dan hatiku bergembira karena Allah Juruselamatku,…” (Lukas 1:47). Maria memuliakan Tuhan, ia bergembira bukan karena situasi hidupnya yang sulit, tetapi karena imannya bahwa Allah adalah Juruselamatnya. Dan peristiwa Natal meneguhkan apa yang menjadi keyakinan Maria.

Saudara, saat ini kita memasuki adven 4. Natal semakin dekat. Mungkin Natal tahun ini menghadapkan anda pada situasi hidup sulit. Mungkin ini adalah Natal pertama yang anda rayakan tanpa kehadiran suami atau isteri yang anda kasihi, atau tanpa kehadiran orangtua atau anak yang anda kasihi. Mungkin anda juga sedang berada dalam pergumulan berat. Hidup kadang seperti itu.

Tetapi, jangan sampai situasi hidup merampas sukacita anda. Dalam iman akan peristiwa Natal kita meyakini bahwa Allah adalah Juruselamat kita. Ia adalah Imanuel, Allah yang menyertai kita, yang mengerti akan pergumulan kita, yang ikut bersama kita menghadapi berbagai pergumulan hidup. Mari bersama Maria kita memuliakan Tuhan dan bergembira, karena Allah adalah Juruselamat kita. Bawalah berita sukacita ini kepada siapapun yang sedang menghadapi pergumulan hidupnya. Ingatkan mereka akan kehadiran Allah dalam hidup mereka selamanya. Kiranya sukacita Natal senantiasa hadir di masa penantian kita. Tuhan memberkati kita semua!

RDj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Serupa Dengan-Nya
    Yohanes 15: 1-8
    Apa yang akan kita katakan ketika seseorang bertanya kepada kita, “Siapakah Anda?” Pertanyaan ini sederhana namun setiap orang bisa...
  • Akukah Domba Yang Baik?
    Saudara, sepenggal kisah dari Yohanes 10:11-18 menceritakan suatu hubungan antara gembala dengan domba yang digembalakan. Yesus adalah sang Gembala...
  • Peace Maker or Peace Lover
    Saudara, ada banyak peristiwa yang terjadi belakangan ini. Berbagai bencana alam yang baru-baru saja terjadi seolah menambah rangkaian permasalahan...
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...