Jika Tuhan Menghendaki

Yakobus 4:8-17

Belum ada komentar 85 Views

Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” (Yak. 4:15)

Seorang bapak menggerutu: “Sudah lama saya berdoa, saya pun sudah berupaya, tetapi Tuhan tidak menjawab doa saya.” Pernahkah Anda mendengar sungut-sungut seperti itu? Kita ingin sesuatu, lalu kita berdoa, dan memaksa Tuhan untuk mengabulkannya. Seakan-akan, Tuhan itu adalah pelayan kita.

Yakobus mengajarkan sikap doa, bahkan sikap hidup yang tepat di hadapan Tuhan. Tuhan bukan pelayan manusia. Sebaliknya, manusialah yang menjadi pelayan Tuhan. Karena itu, manusia mesti datang kepada-Nya dengan kerendahan hati. Bahkan, Yakobus menyebutkan bahwa orang yang merendahkan diri, dialah yang akan ditinggikan. Orang yang merendahkan diri atau merendahkan hati tidak akan memaksakan kehendak, sebab ia tahu diri dan ia pun sadar bahwa Allah tahu yang terbaik untuk semua orang. Itu sebabnya, orang yang merendahkan hati akan berserah kepada Tuhan, “Bukan kehendakku, tetapi kehendak-Mu.” Jika Tuhan menghendakinya, maka saya akan berbuat ini dan itu. Jadi, kehendak Tuhan yang harus dicari dan dilakukan.

Dengan demikian, bukan Tuhan tidak menjawab doa kita, tetapi jawaban Tuhan tidak harus seperti yang kita inginkan. Dia Allah dan Dia tahu yang terbaik untuk kita. Memang kita harus membuat perencanaan hidup dan kita mesti mendoakan apa yang kita rencanakan. Namun, akhirnya kita harus berkata: “Jika Tuhan menghendaki.” Kitalah yang harus menyelaraskan hidup kita dengan kehendak-Nya, sebab kita adalah pelayan-Nya. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Sukacita seorang pelayan adalah melakukan apa yang dikehendaki oleh majikannya, dan kita ini adalah pelayan-pelayan Kristus.

Ayat Pendukung: Mzm. 128; Ams. 27:1-27; Yak. 4:8-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN LENGAH
    Matius 24:36-44
    “Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga’.’ (Matius 24:44)...
  • Belajar Percaya Penuh
    Kejadian 6:11-22
    Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya. (Kejadian 6:22) Dalam pergaulan dan komunikasi...
  • Kecenderungan Hati
    Kejadian 6:1-10
    TUHAN meiihat betapa besarnya kejahatan manusia di bumi, dan segaia kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. (Kejadian 6:5) Dalam...
  • Doa Bagi Indonesia
    Mazmur 122
    Berdoalah untuk damai sejahtera Yerusalem, “Kiranya orang-orang yang mencintaimu hidup sentosa’.’ (Mazmur 122:6) Apakah Saudara bangga menjadi orang Indonesia?...
  • Dikagumi dan Dibenci
    Yesaya 60:8-16
    Sebagai ganti keadaanmu dahulu, ketika engkau ditinggalkan, dibenci, dan tidak dilalui seorang pun, sekarang Aku akan membuat engkau menjadi...